Skip to content
Kamis, Januari 15
  • TENTANG KAMI
  • Home
  • DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

  • Home
  • News
  • Home
  • News
Trending Now
  • Pemkab Purworejo Mendukung Pembangunan dan Penerapan Manajemen Talenta
  • Pemkab Purworejo Apresiasi Dandim dan Kapolres Dalam Sinergitas Menjaga Kondusivitas
  • Tim Sepak Bola Desa Rejowinangun Mewakili Purworejo di Liga Desa 2025-2026 Jawa Tengah
  • Bupati Purworejo Mendorong Perawat Untuk Meningkatkan Kompetensi dan Profesionalitas
  • Purworejo Menjalin Kerjasama Untuk Medical Tourism di Pesisir Selatan
  • Bupati Purworejo Meninjau Titik Longsor Dan Mendorong Percepatan Penanganan
Home>>Kesehatan>>Gedung Diklat Sebagai Layanan Isolasi Terpusat Mulai Digunakan , Warga Positif Covid-19 Dijemput
Kesehatan

Gedung Diklat Sebagai Layanan Isolasi Terpusat Mulai Digunakan , Warga Positif Covid-19 Dijemput

Redaksi Seputarpurworejo31 Agustus 20210

 

Gedung Diklat Kutoarjo Mulai Digunakan Warga yang Isoman

 

PURWOREJO, seputarpurworejo.com – Pemerintah Kabupaten Purworejo bersama instansi terkait benar-benar serius untuk menekan penyebaran Covid-19 di wilayahnya. Apalagi hingga saat ini, Kabupaten Purworejo masih berada pada level 4, sehingga perlu berbagai upaya pengendalian. Salah satunya dengan melakukan penjemputan warga positif Covid-19, yang tanpa gejala (OTG) dan bergejala ringan dan dimasukkan ke tempat isolasi terpusat (isoter) di Gedung Diklat Kutoarjo.

Pemerintah Kabupaten Purworejo bersama instansi terkait benar-benar serius untuk menekan penyebaran Covid-19 di wilayahnya. Apalagi hingga saat ini, Kabupaten Purworejo masih berada pada level 4, sehingga perlu berbagai upaya pengendalian. Salah satu upaya dilakukan dengan melakukan penjemputan warga positif Covid-19, yang tanpa gejala (OTG) dan bergejala ringan. Hingga hari ini, Selasa 31/08/2021 tercatat sudah ada 9 orang warga bergejala ringan, yang sejak semalam dimasukkan ke tempat isolasi terpusat (isoter) di Gedung Diklat Kutoarjo. Mereka berasal dari Puskesmas Semawung sebanyak 4 orang, Puskesmas Wirun 2 orang, serta Puskesmas Kutoarjo, Bayan dan Gebang masing-masing 1 orang.

 

Sekda Purworejo Drs Said Romadhon menjelaskan, dimasukkannya warga positif Covid-19 ke lokasi isoter bertujuan untuk memutus penyebaran pada klaster keluarga. Apalagi banyak keluarga yang tidak memiliki tempat khusus untuk melakukan isolasi mandiri (isoman).

 

“Selain itu, masih ditemukan warga yang positif Covid-19 dan melakukan isoman, namun ternyata masih berkeliaran kemana-mana,” jelas Sekda

 

Sekda menjelaskan bahwa Gedung Diklat Kutoarjo merupakan lokasi yang memang sudah dipersiapkan untuk isoter tingkat kabupaten. Di gedung tersebut sudah dipersiapkan 56 tempat tidur, dengan fasilitas yang representatif, perbekalan dan pelayanan nakes, selain itu, juga disediakan tempat isoter di 16 kecamatan, yang jumlahnya mencapai 2.548 tempat tidur.

Dijelaskan bahwa untuk menentukan seseorang masuk isoter kabupaten, kecamatan atau rumah sakit, ada kriterianya. Warga yang terpapar namun tidak bergejala, akan dimasukkan isoter kecamatan. Sedangkan yang bergejala ringan masuk isoter kabupaten, dan  yang bergejala berat masuk rumah sakit. Kriteria harus ke isoter yang mana, berdasarkan rujukan dari puskesmas setempat. Sampai saat ini data kasus aktif yang isoman sebanyak 270 orang, sedangkan yang dirawat 50 orang.

 

Dipaparkan pula mengenai tatacara untuk antar jemput pasien, yakni dijemput dari rumah menuju isoter dengan mobil Dinkes. Apabila sudah dinyatakan sembuh dan selesai masa isolasi, diantar kembali ke rumah masing-masing dengan mobil Dindukcapil. TNI/Polri siap mengawal dari penjemputan, saat isolasi dan mengantar kembali ke rumah masing-masing. ( Pam ).

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Previous Post

Program Serbuan Vaksinasi Di Kabupaten Purworejo Akan Di Tinjau Tiga Menteri RI.

Next Post

Berjalan Maksimal, Penyekatan Akhir Pekan Polda Jateng Periksa 4489 Kendaraan

Related Articles

Kesehatan

Kabupaten Purworejo Mulai Vaksinasi Covid 19 Tahap 2

Kesehatan

Pengawas TPS di Rapid Tes Sebelum Melaksanakan Tugas Dilapangan

Kesehatan

Bupati Purworejo, Peran Dokter Sangat Penting Dalam Penanganan Covid 19

Kesehatan

Perkembangan Program Vaksinasi Covid 19 di Kabupaten Purworejo Sampai Saat ini Mencapai Kumulatif 29,4 Persen.

Kesehatan

Meskipun Kasus Positif Covid 19 di Purworejo Terus Menurun , Warga Masyarakat Supaya Tetap Mematuhi Protokol Kesehatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Pemkab Purworejo Mendukung Pembangunan dan Penerapan Manajemen Talenta
  • Pemkab Purworejo Apresiasi Dandim dan Kapolres Dalam Sinergitas Menjaga Kondusivitas
  • Tim Sepak Bola Desa Rejowinangun Mewakili Purworejo di Liga Desa 2025-2026 Jawa Tengah
  • Bupati Purworejo Mendorong Perawat Untuk Meningkatkan Kompetensi dan Profesionalitas
  • Purworejo Menjalin Kerjasama Untuk Medical Tourism di Pesisir Selatan

Komentar Terbaru

    © 2026 Seputar Purworejo | WordPress Theme Ultra Seven
    • Home
    • News
     

    Memuat Komentar...
     

      %d