Skip to content
Sabtu, Oktober 10
  • TENTANG KAMI
  • Home
  • DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

  • Home
  • News
  • Home
  • News
Trending Now
  • BiosfeRun 2026 Menghadirkan Perpaduan Olahraga, Alam, dan Budaya di Perbukitan Menoreh
  • Jelang Porprov 2026, Wabup Berharap Seluruh Kontingen Purworejo Kompak dan Fokus
  • Bupati Purworejo Membuka Sosialisasi Pendidikan Politik di SMKN 4 Purworejo
  • Bupati Purworejo Melantik ASN Di Lingkungan Pemkab Purworejo
  • 132 Peserta Bertarung Di Turnamen Tenis Meja Danramil Bayan Cup 2026
  • RSUD RAA Tjokronegoro Menggelar Forum Konsultasi Publik .
Home>>Pariwisata dan Kebudayaan>>Wonderful Indonesia Gastronomy 2026 Resmi Dibuka di Solo, Bawa Akar Gastronomi Indonesia Menuju Panggung Global
Pariwisata dan Kebudayaan

Wonderful Indonesia Gastronomy 2026 Resmi Dibuka di Solo, Bawa Akar Gastronomi Indonesia Menuju Panggung Global

admin30 September 20260

 

 

SEPUTARPURWOREJO- Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana secara resmi membuka Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) 2026 di Pura Mangkunegaran, Solo, Memasuki tahun kedua penyelenggaraannya, WIG 2026 mengusung tema “From Local Roots to Global Recognition”dengan Solo dan Yogyakarta sebagai pusat rangkaian utama kegiatan. Solo, Sabtu (26/9/2026).

Wonderful Indonesia Gastronomy merupakan program unggulan Kementerian Pariwisata yang dikembangkan untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu destinasi gastronomi terkemuka dunia.

 

Melalui WIG, Kementerian Pariwisata mendorong gastronomi sebagai salah satu daya tarik utama bagi quality tourism, membuka peluang yang lebih luas bagi chef dan profesional kuliner Indonesia, sekaligus membangun gastronomi Indonesia sebagai ekspresi budaya yang memiliki nilai dan daya saing global.

 

“Wonderful Indonesia Gastronomy adalah pesan yang ingin terus kami bawa kepada dunia: bahwa kekayaan gastronomi Indonesia berangkat dari tradisi, masyarakat, dan identitas lokal, kemudian tumbuh untuk memperoleh pengakuan di tingkat internasional,” kata Menpar Widiyanti.

 

Pembukaan WIG 2026 dihadiri Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkoenagoro X, Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor-Leste, dan ASEAN H.E. Fabien Penone, Wali Kota Surakarta Respati Ardi, para mitra, chef, gastronom, pelaku industri pariwisata dan hospitalitas, serta media dan tastemakers nasional maupun internasional.

 

Menpar Widiyanti menjelaskan bahwa perjalanan Wonderful Indonesia Gastronomy dimulai pada 2025 di Jakarta dan Bali. Sebagai dua gerbang internasional utama Indonesia sekaligus dua pasar kuliner yang telah berkembang, Jakarta dan Bali menjadi platform awal untuk memperlihatkan kesiapan, kreativitas, dan kepercayaan diri industri restoran Indonesia kepada dunia.

 

Pada penyelenggaraan perdananya tersebut, WIG mulai memperkenalkan narasi baru mengenai gastronomi Indonesia. Tidak hanya menampilkan makanan, tetapi juga chef, produsen, restaurateur, serta tradisi yang membentuk pengalaman gastronomi Indonesia.

 

“Jika pada 2025 kami memulai dari Jakarta dan Bali, tahun ini kami ingin masuk lebih dalam ke akar yang membentuk gastronomi Indonesia. Karena itu, Wonderful Indonesia Gastronomy 2026 menempatkan Solo dan Yogyakarta di pusat penyelenggaraan,” ujar Menpar Widiyanti.

 

Pemilihan Solo dan Yogyakarta tidak terlepas dari kekuatan keduanya sebagai bagian dari jantung kebudayaan Jawa, tempat tradisi dan kehidupan sehari-hari masih memiliki hubungan yang sangat erat.

 

Menurut Menpar, di Jawa, tradisi keraton, kerajinan, pasar, warung, hingga kreativitas kontemporer tidak berdiri sendiri, tetapi hidup berdampingan dan terus berkembang bersama masyarakat Makanan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari ekosistem tersebut.

 

“Cara makanan disiapkan, disajikan, dibagikan, dan diterima membawa memori, tata nilai, identitas, serta rasa keterikatan terhadap suatu tempat. Inilah yang ingin kami hadirkan melalui Wonderful Indonesia Gastronomy tahun ini,” kata Menpar.

 

Melalui penyelenggaraan di Solo dan Yogyakarta, WIG 2026 ingin memperlihatkan kepada dunia bahwa kekuatan gastronomi Indonesia bukan hanya terletak pada cita rasa, tetapi juga pada cerita, sejarah, manusia, tradisi, dan tempat yang membentuknya.

Penyelenggaraan tahun ini sekaligus mendukung upaya Kementerian Pariwisata untuk memperkuat Yogyakarta, Solo, dan Semarang sebagai kawasan perjalanan yang saling terhubung, sehingga wisatawan dapat menjelajahi wilayah tersebut melalui pengalaman budaya dan gastronomi yang lebih luas. ( Pam )

 

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Previous Post

Kelurahan Bandung Kecamatan Kutoarjo Meluncurkan Program Inovasi “Batangan”

Next Post

Kolaborasi Kantor Imigrasi Purworejo dengan Kelurahan Boro Kulon Untuk Mencegah TPPO dan TPPM

Related Articles

Pariwisata dan Kebudayaan

Masa Pandemi, Pemenuhan Protokol Kesehatan Menjadi Syarat Wajib Bukanya Destinasi Wisata .

Pariwisata dan Kebudayaan

Dinpusip Melaunching Buku Antologi Budaya Lokal Purworejo

Pariwisata dan Kebudayaan

Glamping DeLoano Diharapkan Membangun Ekonomi Kreatif Terintegrasi

Pariwisata dan Kebudayaan

Menparekraf Sandiaga Uno Sosok Menteri yang Ramah dan Merakyat

Pariwisata dan Kebudayaan

PPKM Level 2 , Pemkab Purworejo Membuka Alun-Alun Untuk Aktifitas Warga Masyarakat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • BiosfeRun 2026 Menghadirkan Perpaduan Olahraga, Alam, dan Budaya di Perbukitan Menoreh
  • Jelang Porprov 2026, Wabup Berharap Seluruh Kontingen Purworejo Kompak dan Fokus
  • Bupati Purworejo Membuka Sosialisasi Pendidikan Politik di SMKN 4 Purworejo
  • Bupati Purworejo Melantik ASN Di Lingkungan Pemkab Purworejo
  • 132 Peserta Bertarung Di Turnamen Tenis Meja Danramil Bayan Cup 2026

Komentar Terbaru

    © 2026 Seputar Purworejo | WordPress Theme Ultra Seven
    • Home
    • News
    Memuat Komentar...
    %d