Skip to content
Jumat, Oktober 30
  • TENTANG KAMI
  • Home
  • DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

  • Home
  • News
  • Home
  • News
Trending Now
  • BPOB Berkolaborasi Dengan UMKM Desa Penyangga Untuk Meningkatkan Produk Lokal
  • Bupati Purworejo Mendorong ASN Adaptif, Inovatif dan Profesional
  • Bupati Purworejo dan Wabup Hadir Langsung Memberi Dukungan Atlet Purworejo di Porprov Jateng 2026
  • HUT ke-78 DPRD Kab Purworejo Untuk Memperkuat Sinergi Demi Kemajuan Daerah Berkelanjutan
  • Bupati Purworejo Mendorong Lulusan UMP Berkontribusi bagi Pembangunan Daerah
  • Adanya Pasar Apresiasi 2026 , DPRD Purworejo Mendorong UMKM dan Ekonomi Kreatif
Home>>Pariwisata dan Kebudayaan>>BPOB Berkolaborasi Dengan UMKM Desa Penyangga Untuk Meningkatkan Produk Lokal
Pariwisata dan Kebudayaan

BPOB Berkolaborasi Dengan UMKM Desa Penyangga Untuk Meningkatkan Produk Lokal

admin30 Oktober 20260
BPOB Gelar Pelatihan UMKM Desa Penyangga

 

SEPUTARPURWOREJO-  Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB) terus memperkuat kapasitas pelaku usaha pariwisata di desa penyangga Zona Otorita Borobudur melalui kegiatan Pendampingan Usaha Pariwisata Bidang Kuliner, Kriya, Fashion, dan Eduwisata. Memasuki tahap kedua, pendampingan berfokus pada pengembangan bundling souvenir sebagai upaya mendorong kolaborasi antarpelaku usaha sekaligus meningkatkan nilai tambah produk lokal.

Mengusung tema “Penguatan Kapasitas Usaha melalui Pengembangan Bundling Souvenir”, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian fasilitasi dan pendampingan usaha pariwisata yang dilakukan BPOB untuk membantu masyarakat mengoptimalkan potensi produk serta mengembangkan peluang usaha melalui kolaborasi.

 

Melalui konsep bundling kolaboratif, pelaku usaha didorong untuk memadukan sejumlah produk lokal ke dalam satu paket souvenir yang memiliki tema, identitas, dan nilai jual bersama. Pengembangan paket dilakukan dengan mempertimbangkan karakter produk, sasaran konsumen, komposisi, kemasan, serta cerita yang merepresentasikan keunikan produk dan identitas lokal Menoreh.

 

Dalam pendampingan ini, peserta mempelajari tahapan penyusunan paket bundling, mulai dari menentukan produk utama dan pendamping, menetapkan sasaran pembeli, merancang nama dan pesan utama paket, hingga memilih kemasan yang aman dan menarik. Peserta juga diarahkan untuk melengkapi paket dengan kartu cerita yang memuat informasi mengenai produk dan produsennya.

 

Kepala Divisi Pengembangan Bisnis BPOB, Ifran Suharto, menyampaikan bahwa pengembangan bundling souvenir menjadi salah satu peluang bagi UMKM untuk memperluas jangkauan pasar melalui kerja sama dan penguatan karakter produk lokal.

 

“Kolaborasi antarpelaku usaha membuka peluang bagi UMKM untuk saling melengkapi keunggulan produk dan menciptakan paket souvenir yang memiliki nilai tambah. Melalui pendekatan ini, produk lokal tidak hanya ditawarkan secara individual, tetapi juga dikembangkan menjadi bagian dari pengalaman wisata yang memiliki identitas dan daya tarik tersendiri,” jelas Ifran.

 

Selain aspek produk dan kemasan, pendampingan ini menekankan pentingnya storytelling dalam membangun daya tarik sebuah paket souvenir. Cerita yang disampaikan dapat mencakup asal-usul produk, proses produksi, profil produsen, hingga manfaat produk bagi penerima. Informasi tersebut perlu disampaikan secara autentik dan dapat dipertanggungjawabkan agar memperkuat karakter produk sekaligus membangun kepercayaan konsumen.

 

Melalui pendekatan ini, pelaku usaha diharapkan mampu melihat peluang kolaborasi lintas bidang, seperti kuliner, kriya, dan fashion, untuk menciptakan paket produk yang lebih beragam dan relevan dengan kebutuhan konsumen. Pengembangan bundling souvenir juga diharapkan dapat memperkuat identitas produk lokal Menoreh sekaligus meningkatkan daya saing UMKM di tengah peluang pasar pariwisata. ( Pam )

 

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Previous Post

Bupati Purworejo Mendorong ASN Adaptif, Inovatif dan Profesional

Related Articles

Pariwisata dan Kebudayaan

Masa Pandemi, Pemenuhan Protokol Kesehatan Menjadi Syarat Wajib Bukanya Destinasi Wisata .

Pariwisata dan Kebudayaan

Bupati Purworejo Terima YouTuber

Pariwisata dan Kebudayaan

Kecamatan Loano Siap Bersinergi Untuk Pengembangan Kawasan Otoritatif BOB

Pariwisata dan Kebudayaan

BiosfeRun 2026 Menghadirkan Perpaduan Olahraga, Alam, dan Budaya di Perbukitan Menoreh

Pariwisata dan Kebudayaan

Kirab Bregada Wujud Kepedulian Untuk Nguri-Uri Budaya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • BPOB Berkolaborasi Dengan UMKM Desa Penyangga Untuk Meningkatkan Produk Lokal
  • Bupati Purworejo Mendorong ASN Adaptif, Inovatif dan Profesional
  • Bupati Purworejo dan Wabup Hadir Langsung Memberi Dukungan Atlet Purworejo di Porprov Jateng 2026
  • HUT ke-78 DPRD Kab Purworejo Untuk Memperkuat Sinergi Demi Kemajuan Daerah Berkelanjutan
  • Bupati Purworejo Mendorong Lulusan UMP Berkontribusi bagi Pembangunan Daerah

Komentar Terbaru

    © 2026 Seputar Purworejo | WordPress Theme Ultra Seven
    • Home
    • News
    Memuat Komentar...
    %d