Skip to content
Kamis, Desember 11
  • TENTANG KAMI
  • Home
  • DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

  • Home
  • News
  • Home
  • News
Trending Now
  • Wabup Purworejo Mendorong Generasi Muda Untuk Sadar Politik dan Adaptif
  • Kabupaten Purworejo Meraih Predikat Sangat Inovatif Di IGA 2025
  • Purworejo Meluncurkan Program Gerakan Sekolah Cerdas Bermedia
  • Pemkab Purworejo Mendukung Penerapan Pidana Kerja Sosial bagi Pelaku Tindak Pidana
  • Kolaborasi Lintas Sektor Pemkab Purworejo Baik Pidana Kerja Sosial Dan Kesiapsiagaan Bencana
  • Wabup Dion Melepas Kontingen KORMI Purworejo, Ikuti FORDA Tingkat Jawa Tengah 2025
Home>>Pariwisata dan Kebudayaan>>Nelayan Desa Kertojayan Gelar Sedekah Laut
Pariwisata dan Kebudayaan

Nelayan Desa Kertojayan Gelar Sedekah Laut

Redaksi Seputarpurworejo30 Agustus 20220

 

Prosesi Larung Sesajen di Pantai Kertojayan

 

PURWOREJO, seputarpurworejo.com – Nelayan di pesisir Pantai Genjik Desa Kertojayan Kecamatan Grabag, menggelar ritual sedekah laut dengan melarung sesaji ke tengah laut . Kegiatan sedekah laut atau sedekah bumi merupakan sebuah kegiatan yang menjadi simbol rasa syukur masyarakat kepada Tuhan YME atas segala karunia yang berupa rezeki, keselamatan, keselarasan dan ketentraman.

Nelayan di pesisir Pantai Genjik Desa Kertojayan Kecamatan Grabag, menggelar ritual sedekah laut Minggu 28/08/2022. yang di hadiri oleh Wakil Bupati Hj Yuli Hastuti SH, Kadinporapar Stephanus Aan Isa Nugraha SSTP MSi, Kadinsosdalduk Achmad Jaenudin SIP, Kadin LHP Wiyoto Harjono ST, Forkopimcam Kecamatan Grabag, sejumlah pejabat terkait dan unsur lainnya.

 

Dalam sambutannya Wabup menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan sedekah laut, karena sedekah laut atau sedekah bumi merupakan sebuah kegiatan yang menjadi simbol rasa syukur masyarakat kepada Tuhan YME atas segala karunia yang berupa rezeki, keselamatan, keselarasan dan ketentraman.

 

Menurutnya, kegiatan ini merupakan sebuah wadah dimana para penduduk dapat membina tali silaturahmi, saling menghormati, serta saling tepa selira sehingga, masyarakat Purworejo akan semakin damai dan kondusif dalam melaksanakan pembangunan untuk mencapai kesejahteraan.

 

“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi salah satu magnet obyek wisata budaya sekaligus wisata alam di Kabupaten Purworejo, ” harap Wabup.

 

Sementara Marsono selaku ketua panitia menambahkan, sedekah laut dilakukan pada bulan Suro. Sedekah laut juga diikuti oleh beberapa nelayan yang berasal dari Desa Awu-Awu dan Desa Rowo Kecamatan Kebumen. Perahu nelayan beriringan membawa ubo rampe yang telah dipersiapkan untuk dilarung ke pantai selatan.

 

 “Para nelayan melarung ancak sesaji berisikan satu ekor kambing kendit, ingkung bebek dan ayam jago, hasil bumi berupa polo pendem dan polo gantung, serta bunga tujuh rupa, ” jelas Marsono

 

Dikatakan, sebelum dibawa ke tengah laut dengan menggunakan perahu, ritual sedekah laut diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh sesepuh desa. Selain sebagai wujud syukur ritual tersebut juga bertujuan untuk memohon kepada Tuhan YME agar hasil panen ikan meningkat serta para nelayan diberikan keselamatan dan keberkahan.

 

Disisi lain Kades Kertojayan Tri Rapi Pangestuti berharap dengan diadakannya sedekah laut, para nelayan diberikan keselamatan lahir dan batin, guyup rukun, gemah ripah, loh jinawi, titi tentrem kerta raharja serta dijauhkan dari pagebluk. ( Pam )

 

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Previous Post

Bupati Purworejo Ikuti Sejumlah Kegiatan Semarakkan Peringatan HUT RI ke 77

Next Post

Atas Usulan Anggota, PKS Purworejo Dukung Anies Baswedan sebagai Capres 2024

Related Articles

Pariwisata dan Kebudayaan

Bupati Purworejo Raih Penghargaan Tribun Inspiring Award

Pariwisata dan Kebudayaan

Perayaan Tahun Baru , Obyek Wisata Dewa Ruci dan Goa Seplawan Ditutup, Pedagang Tetap Boleh Berjualan .

Pariwisata dan Kebudayaan

Pengetan Jumenengan Sebagai Bentuk Nguri-Uri Budaya Sejarah Purworejo

Pariwisata dan Kebudayaan

Meskipun Masa Pandemi Covid 19 , Seniman Muda Purworejo Usung “Bedhug Pendowo Jati” di Pentas Duta Seni TMII

Pariwisata dan Kebudayaan

PPKM Level 2 , Pemkab Purworejo Membuka Alun-Alun Untuk Aktifitas Warga Masyarakat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Wabup Purworejo Mendorong Generasi Muda Untuk Sadar Politik dan Adaptif
  • Kabupaten Purworejo Meraih Predikat Sangat Inovatif Di IGA 2025
  • Purworejo Meluncurkan Program Gerakan Sekolah Cerdas Bermedia
  • Pemkab Purworejo Mendukung Penerapan Pidana Kerja Sosial bagi Pelaku Tindak Pidana
  • Kolaborasi Lintas Sektor Pemkab Purworejo Baik Pidana Kerja Sosial Dan Kesiapsiagaan Bencana

Komentar Terbaru

    © 2025 Seputar Purworejo | WordPress Theme Ultra Seven
    • Home
    • News
     

    Memuat Komentar...
     

      %d