Skip to content
Senin, Juni 8
  • TENTANG KAMI
  • Home
  • DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

  • Home
  • News
  • Home
  • News
Trending Now
  • Hari Lingkungan Hidup Sedunia , Kabupaten Purworejo, Perkuat Kolaborasi Menuju Indonesia Asri
  • Wabup Dion Dorong Insentif bagi Daerah Penyangga Pangan Karena Purworejo Lampaui Target LP2B
  • Pemkab Purworejo Mendukung Program-Program Strategis Provinsi Jateng Tahun 2027
  • Bupati Purworejo Berharap Perayaan Waisak Untuk Perkuat Semangat Kerukunan dan Toleransi
  • Sebanyak 108 Ribu Masyarakat Purworejo Terima Bantuan Beras dan Minyak Realiasi Program Cadangan Pangan Pemerintah
  • Desa Pogungjurutengah Purworejo Terima Sapi Kurban Bantuan Presiden RI
Home>>Pariwisata dan Kebudayaan>>Nguri-Nguri Budaya Lokal Purworejo Dengan Jamasan Pusaka Tahun 2025
Pariwisata dan Kebudayaan

Nguri-Nguri Budaya Lokal Purworejo Dengan Jamasan Pusaka Tahun 2025

Redaksi Seputarpurworejo30 Juni 20250
Jamasan Pusaka di Pendopo Kabupaten Purworejo

 

PURWOREJO, seputarpurworejo.com – Dalam rangka menjaga kelestarian budaya lokal, Museum Tosan Aji Purworejo yang kini mengoleksi 1.286 Tosan Aji dan 276 benda cagar budaya lainnya, menggelar Jamasan di Pendopo Rumah Dinas Bupati  Purworejo..

Dalam rangka menjaga kelestarian budaya lokal, Museum Tosan Aji Purworejo yang kini mengoleksi 1.286 Tosan Aji dan 276 benda cagar budaya lainnya, menggelar Jamasan di Pendopo Rumah Dinas Bupati  Purworejo.

 

Prosesi Jamasan Tosan Aji yang dilakukan rutin setiap tahun ini, diharapkan tidak hanya merawat benda-benda warisan sejarah dan budaya secara fisik saja , namun juga sebagai sarana introspeksi dan pembersihan diri sebagai indentitas budaya Jawa.

 

Jamasan Tosan Aji juga dimeriahkan dengan pagelaran wayang kulit dengan Gagrak Bagelen dengan lakon “Pandu Swargo” oleh dalang Ki Dewoto dan dilanjutkan dengan lakon “Romo Nitis” oleh dalang Ki Parikesit. Pementasan ini sebagai upaya pelestarian Gagrak Bagelen untuk kemudian didokumentasikan dan diusulkan menjadi WBTB (Warisan Budaya Tak Benda) dari Purworejo.

 

Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga kelestarian budaya lokal Kabupaten Purworejo.

 

“Telah kita ketahui bersama bahwa Kabupaten Purworejo merupakan salah satu kabupaten yang kaya akan budaya, yang hingga kini masih terus dilestarikan dan dijunjung tinggi oleh masyarakatnya. Salah satunya adalah budaya yang berkaitan dengan tosan aji atau senjata pusaka,” katanya.

 

Bupati juga menyampaikan komitmen perhatian Pemerintah Kabupaten Purworejo terhadap pengembangan Musem Tosan Aji.

 

“Kami terus berupaya mengembangkan dan menyempurnakan Museum Tosan Aji yang tidak hanya menjadi sarana pelestarian senjata pusaka, tetapi juga sebagai media edukasi bagi generasi muda kita,” terangnya.

 

Bupati juga berharap wayang kulit khas Bagelen dapat lolos menjadi Warisan Budaya Tak Benda, sehingga makin menegaskan budaya asli Purworejo di kancah nasional. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk selalu menjaga dan melestarikan budaya.

 

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purworejo, Dyah Woro Setyaningsih, menjelaskan bahwa pada jamasan tahun ini ada sebanyak tiga buah Tosan Aji yang dijamas.

 

“Dua Tosan Aji merupakan koleksi Museum Tosan Aji yang mewakili era Mataram Kuno dengan Keris Naga Pasung (Tangguh Bagelen, masa Kabudhan) dan Keris Brojol (era Mataram Islam). Satu Tosan Aji lainnya adalah milik Wakil Bupati Purworejo, Bapak Dion Agasi Setiabudi, berupa Keris berdapur Sengkelat yang dibuat pada masa Sultan Agung,” terang Woro. ( Pam )

 

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Previous Post

Pertama di Purworejo, Ada Program Umroh Gratis bagi Jamaah yang Rajin Sholat Berjamaah di Masjid Al Fatih Purwodadi

Next Post

Festival Layang-Layang dan Expo UMKM di Gelar Pemkab Purworejo

Related Articles

Pariwisata dan Kebudayaan

BPOB Promosikan Wellness dan Sport Tourism Borobudur di BBWI Travel Fair 2026

Pariwisata dan Kebudayaan

Festival Layang-Layang dan Expo UMKM di Gelar Pemkab Purworejo

Pariwisata dan Kebudayaan

Komitmen Bangun Wisata Purworejo, Sandiaga Uno Kembali Kunjungi Glamping DeLoano

Pariwisata dan Kebudayaan

Menikmati Libur Panjang di De’Loano Glamping .

Pariwisata dan Kebudayaan

Glamping DeLoano Diharapkan Membangun Ekonomi Kreatif Terintegrasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Hari Lingkungan Hidup Sedunia , Kabupaten Purworejo, Perkuat Kolaborasi Menuju Indonesia Asri
  • Wabup Dion Dorong Insentif bagi Daerah Penyangga Pangan Karena Purworejo Lampaui Target LP2B
  • Pemkab Purworejo Mendukung Program-Program Strategis Provinsi Jateng Tahun 2027
  • Bupati Purworejo Berharap Perayaan Waisak Untuk Perkuat Semangat Kerukunan dan Toleransi
  • Sebanyak 108 Ribu Masyarakat Purworejo Terima Bantuan Beras dan Minyak Realiasi Program Cadangan Pangan Pemerintah

Komentar Terbaru

    © 2026 Seputar Purworejo | WordPress Theme Ultra Seven
    • Home
    • News

    Memuat Komentar...

      %d