Skip to content
Sabtu, April 18
  • TENTANG KAMI
  • Home
  • DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

  • Home
  • News
  • Home
  • News
Trending Now
  • BPOB Jalin Kerjasama Dengan Pewarta Purworejo Untuk Peningkatan Kapasitas Berita dan Informasi
  • RSUD dr. Tjitrowardojo Meluncurkan Beberapa Inovasi Layanan Digital
  • Ketua DPRD Purworejo Mengikuti Retret Pimpinan DPRD se-Indonesia
  • Bupati Menghimbau Masyarakat Bijak Gunakan Layanan Pembiayaan Dan Waspadai Pinjol
  • BPOB Perkuat Komitmen Pariwisata Berkelanjutan di Kawasan Borobudur
  • Bupati Purworejo Menyambut Baik Rencana Pembangunan Kampus UNY
Home>>ekonomi>>Purworejo Mendorong Digitalisasi Pembayaran Pajak dan Retribusi Daerah
ekonomi

Purworejo Mendorong Digitalisasi Pembayaran Pajak dan Retribusi Daerah

Redaksi Seputarpurworejo24 Juni 20250

 

Wabup hadiri sosialisasi DRIS bagi Pedagang Pasar

 

 

PURWOREJO, seputarpurworejo.com – Dalam rangka meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan pendapatan daerah, Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKMP) terus gencarkan penggunaan QRIS sebagai media pembayaran retribusi pelayanan pasar di wilayah Kabupaten Purworejo. Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Optimalisasi QRIS bagi Pedagang Pasar

Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKMP) terus gencarkan penggunaan QRIS  melalui kegiatan Sosialisasi Optimalisasi QRIS bagi Pedagang Pasar untuk Pembayaran Retribusi Pelayanan Pasar di Kabupaten Purworejo yang berlangsung di Pasar Purworejo, Senin 23/6/2025.

 

Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi SIKom MSi yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan, kegiatan ini merupakan langkah konkret menuju digitalisasi layanan publik di sektor perdagangan dan pengelolaan pendapatan daerah dari sektor retribusi pasar.

 

“QRIS memberikan kemudahan, keamanan dalam transaksi pembayaran retribusi dan mendukung inklusi keuangan bagi pedagang tradisional,” jelasnya.

 

Namun demikian menurut Wabup, dalam penerapannya masih diperlukan pendampingan yang intensif untuk berjalan dan berlakunya secara penuh penggunaan QRIS bagi pedagang pasar di Kabupaten Purworejo.

 

“Mengutip dari laporan Pak Kadin (Dinas KUKMP), pedagang Pasar Purworejo lebih dari 2000, pendampingan mungkin belum selesai 1 sampai 2 hari. Kami mohon untuk didampingi sampai tuntas,” terangnya.

 

Lebih lanjut Wabup mengatakan Pemkab Purworejo berkomitmen menjadikan digitalisasi retribusi sebagai salah satu program unggulan dalam reformasi tata kelola pasar di Kabupaten Purworejo. Dirinya juga menekankan instansi terkait untuk terus memantau pelaksanaan program tersebut dan segera melakukan evaluasi jika terdapat permasalahan sehingga ekosistem keuangan digital di Purworejo dapat terbangun dengan cepat.

 

Sementara itu Kepala Bidang Sarana Prasarana Pengembangan Perdagangan Dinas KUKMP Ari Wibowo ST dalam keterangannya menyampaikan, sampai saat ini terdapat 16 pasar yang sudah menerapkan digitalisasi retribusi, bekerja sama dengan Bank Jateng. Namun demikian, pedagang dapat membayar melalui kanal pembayaran dari bank lain atau kanal pembayaran lainnya seperti dompet digital OVO, Gopay, Shopeepay, Dana, Link Aja dan lainnya. ( Pam )

 

 

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Previous Post

Ribuan Rumah di Purworejo Menerima Program Inpres Percepatan Air Minum

Next Post

Pertama di Purworejo, Ada Program Umroh Gratis bagi Jamaah yang Rajin Sholat Berjamaah di Masjid Al Fatih Purwodadi

Related Articles

ekonomi

Bupati Purworejo Serahkan Hadiah Lomba Merpati Kolong “Bupati Cup”

ekonomi

Bupati Purworejo Menyerahkan Hadiah Undian Tabungan Bima Bank Jateng Periode I Tahun 2025

ekonomi

Gandeng Pemerintah Daerah, Strategi Dusdusan.com Mendukung Ekonomi Perakyatan

ekonomiPemerintahan

Purworejo Ikuti Panen Raya Padi Serentak 14 Provinsi bersama Presiden

ekonomi

Purworejo Expo 2026 Resmi Ditutup, Dorong

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • BPOB Jalin Kerjasama Dengan Pewarta Purworejo Untuk Peningkatan Kapasitas Berita dan Informasi
  • RSUD dr. Tjitrowardojo Meluncurkan Beberapa Inovasi Layanan Digital
  • Ketua DPRD Purworejo Mengikuti Retret Pimpinan DPRD se-Indonesia
  • Bupati Menghimbau Masyarakat Bijak Gunakan Layanan Pembiayaan Dan Waspadai Pinjol
  • BPOB Perkuat Komitmen Pariwisata Berkelanjutan di Kawasan Borobudur

Komentar Terbaru

    © 2026 Seputar Purworejo | WordPress Theme Ultra Seven
    • Home
    • News
     

    Memuat Komentar...
     

      %d