Skip to content
Minggu, Desember 7
  • TENTANG KAMI
  • Home
  • DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

  • Home
  • News
  • Home
  • News
Trending Now
  • Pemkab Purworejo Mendukung Penerapan Pidana Kerja Sosial bagi Pelaku Tindak Pidana
  • Kolaborasi Lintas Sektor Pemkab Purworejo Baik Pidana Kerja Sosial Dan Kesiapsiagaan Bencana
  • Wabup Dion Melepas Kontingen KORMI Purworejo, Ikuti FORDA Tingkat Jawa Tengah 2025
  • Pemkab Purworejo Jalin Mou PT Mahardika Adidaya,Untuk Peningkatan Ekonomi Daerah
  • RSUD dr. TJITROWARDOJO Purworejo Melakukan Serah Terima Pasien Kepada Keluarga
  • Sosialisasi Aplikasi SI BIJAK di RSUD R.A.A. Tjokronegoro Purworejo
Home>>Keamanan>>12 Orang Tewas di Jalan Tanjakan Kalijambe Purworejo, Warga Minta Ada Jalur Penyelamat
Keamanan

12 Orang Tewas di Jalan Tanjakan Kalijambe Purworejo, Warga Minta Ada Jalur Penyelamat

Redaksi Seputarpurworejo13 Mei 20250
Lokasi Kejadian Laka Lantas Di Desa Kalijambe Purworejo

 

PURWOREJO, seputarpurworejo.com – Tragedi kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Purworejo-Magelang, tepatnya di tanjakan extrim Desa Kalijambe Kecamatan Bener, pada Rabu 7/5/2025 siang, adanya Insiden tersebut melibatkan sebuah truk yang hilang kendali dan menabrak kendaraan angkutan kota serta rumah warga. Sebanyak 12 orang dilaporkan tewas, sementara 5 orang lainnya mengalami luka-luka.

Warga masyarakat pengguna jalan raya Nugraha warga Purworejo menyampaikan keprihatinannya atas kecelakaan tragis ini. Warga meminta  pemerintah daerah di 2 kabupaten untuk segera membangun jalur penyelamat di Tanjakan Extrim Desa Kaijambe untuk mencegah insiden serupa terulang.

 

“Peristiwa ini adalah peringatan bagi semua pihak terutama Pemerintah Daerah di 2 Kabupaten Dan karena rawan kecelakaan ini memerlukan perhatian khusus. Jalur penyelamat bagi yang mengalami rem blong sangat penting untuk menekan risiko kecelakaan ,” ujar Nugraha .

 

Menurut Nugraha adanya jalur penyelamat ditanjakan extrim Desa Kalijambe sudah menjadi kebutuhan penting karena memiliki jalan turunan yang sangat curam dan berkelok. Selain itu juga perlu penambahan rambu-rambu lalu lintas , terutama kendaraan berat yang kan melintas di turunan di perbatasan Magelang Purworejo , tentunya adanya jalur penyelamat akan membantu mengurangi kecelakaan yang mungkin terjadi jika terjadi rem blong .

 

Purworejo ini memiliki tanjakan yang cukup menantang dan rawan kecelakaan. Tanjakan dengan panjang kurang lebih dari 1 km itu sering mengakibatkan kecelakaan hingga merenggut nyawa. Sudah banyak kejadian, banyak kendaraan yang mengalami rem blong di jalur tersebut dan menyebabkan kecelakaan.

 

Syamsul warga sekitar mengatakan, setidaknya satu bulan sekali terjadi kecelakaan meskipun intensitas kecil. Selain tikungan yang tajam, jalan yang panjang dan menurun juga sering menyebabkan rem kendaraan cepat panas.

 

Untuk itu, kata Syamsul, tikungan dan turunan tajam tersebut dijaga 24 jam oleh warga sekitar. Warga juga menyediakan ganjal ban untuk antisipasi adanya kendaraan yang tidak kuat menanjak dan mengalami masalah di tengah jalan.

 

Direktur RSUD Tjitrowardojo Purworejo, dr Tolkha mengatakan di RSUD ada enam korban kecelakaan terdiri dari lima korban meninggal dunia dan satu orang terluka parah. “Yang dirujuk ke Tjitrowardojo itu ada 6, Mbak, 5 meninggal dunia perempuan semua, yang 1 luka berat, teridentifikasi sebagai sopir,” ungkapnya . Sementara itu di RSUD Tjokronegoro ada 5 korban yang dirujuk dan semuanya meninggal dunia. Semua korban sudah teridentifikasi oleh inafis dan setelah selesai langsung dibawa pulang.

 

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Previous Post

Launching Speling, Wabup Jelaskan Jaminan Kesehatan Gratis jadi Quick Win di Pemerintahannya

Next Post

Turnamen Tenis Meja Beregu Antar Club SD se-DIY dan Jateng Digelar oleh Malik Mobilindo

Related Articles

Kapolres Resmikan Mural Baledono Keamanan

Seni Budaya Sebagai Ajang Silaturahmi Antara Polri dan Masyarakat tangkal Radikalisme dan Intoleransi.

Keamanan

Polres Purworejo Gelar Istighosah Dan Doa Bersama Dalam Rangka Pemilu Damai Tahun 2024

Keamanan

Laka lantas Antara Dua Bus di Bagelen Purworejo, 1 Supir Bus Meninggal Dunia

Keamanan

Jelang Nataru, Kapolres Purworejo Meninjau Langsung Gereja

Keamanan

Antusiasme Warga Untuk Vaksinasi Luar Biasa, 1.150 Dosis Vaksin Di Kodim 0708 Purworejo Masih Kurang.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Pemkab Purworejo Mendukung Penerapan Pidana Kerja Sosial bagi Pelaku Tindak Pidana
  • Kolaborasi Lintas Sektor Pemkab Purworejo Baik Pidana Kerja Sosial Dan Kesiapsiagaan Bencana
  • Wabup Dion Melepas Kontingen KORMI Purworejo, Ikuti FORDA Tingkat Jawa Tengah 2025
  • Pemkab Purworejo Jalin Mou PT Mahardika Adidaya,Untuk Peningkatan Ekonomi Daerah
  • RSUD dr. TJITROWARDOJO Purworejo Melakukan Serah Terima Pasien Kepada Keluarga

Komentar Terbaru

    © 2025 Seputar Purworejo | WordPress Theme Ultra Seven
    • Home
    • News
     

    Memuat Komentar...
     

      %d