Skip to content
Kamis, Desember 11
  • TENTANG KAMI
  • Home
  • DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

  • Home
  • News
  • Home
  • News
Trending Now
  • Wabup Purworejo Mendorong Generasi Muda Untuk Sadar Politik dan Adaptif
  • Kabupaten Purworejo Meraih Predikat Sangat Inovatif Di IGA 2025
  • Purworejo Meluncurkan Program Gerakan Sekolah Cerdas Bermedia
  • Pemkab Purworejo Mendukung Penerapan Pidana Kerja Sosial bagi Pelaku Tindak Pidana
  • Kolaborasi Lintas Sektor Pemkab Purworejo Baik Pidana Kerja Sosial Dan Kesiapsiagaan Bencana
  • Wabup Dion Melepas Kontingen KORMI Purworejo, Ikuti FORDA Tingkat Jawa Tengah 2025
Home>>Kesehatan>>Launching Speling, Wabup Jelaskan Jaminan Kesehatan Gratis jadi Quick Win di Pemerintahannya
Kesehatan

Launching Speling, Wabup Jelaskan Jaminan Kesehatan Gratis jadi Quick Win di Pemerintahannya

Redaksi Seputarpurworejo1 Mei 20250

 

Direktur RSUD Tjitrowardoyo menerima tumpeng dari Wabup Purworejo

 

PURWOREJO, seputarpurworejo.com – Wakil Bupati Purworejo meluncurkan Program Layanan Spesialis Keliling (Speling) Kabupaten Purworejo dan  layanan Tjitra Diagnostik Center (TDC) di RSUD dr Tjitrowardojo. Speling merupakan program yang diluncurkan oleh Gubernur Jawa Tengah, yang bertujuan mendekatkan akses layanan kesehatan spesialis untuk masyarakat.

Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi SIKom MSi meluncurkan Program Layanan Spesialis Keliling (Speling) Kabupaten Purworejo, di RSUD dr Tjitrowardojo, pada Selasa 29/04/2025. Pada kesempatan itu Wabup juga launching layanan baru RSUD dr Tjitrowardojo yaitu Tjitra Diagnostik Center (TDC), ditandai dengan menggunting pita dan memotong tumpeng yang diserahkan kepada direktur dr Tolkha Amaruddin, M.Kes., Sp.THT.

 

Dalam sambutannya, Wabup mengatakan bahwa program Gubernur Jawa Tengah, Speling, memang linear dengan program prioritas jaminan kesehatan gratis untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Dalam pemerintahan Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti SH dan dirinya, kembali menegaskan bahwa kesehatan gratis menjadi program Quick Win di Kabupaten Purworejo.

 

“Program Quick Win itu nanti akan kami launching juga di semester ke dua tahun 2025. Dan tidak kalah penting nanti bagi semua yang bertugas untuk mengedukasi terkait kesehatan, terutama pola hidup,  banyak anak muda mengalami gagal ginjal,” jelasnya.

 

Lebih lanjut Wabup menyampaikan bahwa indikator keberhasilan pembangunan kesehatan adalah meningkatnya usia harapan hidup masyarakat, penurunan angka kematian ibu dan anak, penurunan prevalensi stunting, penurunan kasus Tuberkulosis/TBC serta peningkatan cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional. Menurutnya untuk mendukung keberhasilan indikator tersebut, salah satunya dengan Program Layanan Spesialis Keliling (Speling) yang dilaksanakan di 39 desa/kelurahan lokus dalam kurun waktu 2 tahun.

 

“Saya benar-benar titip nanti kepada petugas yang bertugas di 39 desa, harapan kami tidak hanya pada penanganan kesehatan saja. Tetapi juga menjadi langkah preventif  kesehatan untuk masyarakat,” terangnya.

 

Sebelum mengakhiri sambutannya Wabup mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak terkait yang telah mewujudkan program gubernur Jawa Tengah dan mengawali Quick Win di bidang kesehatan di pemerintahan Bupati Yuli Hastuti dan dirinya.

 

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi serta selamat bertugas. Sukseskan Program Layanan Spesialis Keliling untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan generasi yang cerdas menuju Indonesia Emas tahun 2045,” pungkasnya.

 

Sementara itu Kepala Dinkesda dr Sudarmi MM dalam laporannya menyampaikan bahwa tim yang terlibat dalam program Speling yaitu 1 RS Provinsi (RSJD dr. RM Soedjarwadi Klaten), 12 RS di Kabupaten Purworejo dan 27 Puskesmas di Kabupaten Purworejo. Harapannya program tersebut dapat  menurunkan kasus kematian ibu, kasus stunting, meningkatnya keberhasilan pengobatan TBC, penanganan lebih dini Kasus CA Serviks dan kasus penyakit tidak menular lainnya, serta menurunnya masalah kesehatan jiwa. ( Pam )

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Previous Post

Mora Grup Gelar Tes Kesehatan Gratis Untuk Warga dan Lansia di Purworejo lewat Inisiatif Mora Impact

Next Post

12 Orang Tewas di Jalan Tanjakan Kalijambe Purworejo, Warga Minta Ada Jalur Penyelamat

Related Articles

Kesehatan

Layanan IGD dan Rawat Inap Puskesmas Bubutan Purwodadi Purworejo sementara di Tutup

Kesehatan

Pemkab Menggelar Acara Rembuk Stunting

Kesehatan

Ketersediaan Jumlah TT Perawatan Covid 19 sebanyak 165 Kosong / BOR Hanya 7,30 Persen .

Kesehatan

Purworejo Akan Kedatangan 40.000 Vaksin Sinovac

Kesehatan

Sebanyak 1894 Warga Mengikuti Vaksinasi Covid 19 Di Polres Purworejo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Wabup Purworejo Mendorong Generasi Muda Untuk Sadar Politik dan Adaptif
  • Kabupaten Purworejo Meraih Predikat Sangat Inovatif Di IGA 2025
  • Purworejo Meluncurkan Program Gerakan Sekolah Cerdas Bermedia
  • Pemkab Purworejo Mendukung Penerapan Pidana Kerja Sosial bagi Pelaku Tindak Pidana
  • Kolaborasi Lintas Sektor Pemkab Purworejo Baik Pidana Kerja Sosial Dan Kesiapsiagaan Bencana

Komentar Terbaru

    © 2025 Seputar Purworejo | WordPress Theme Ultra Seven
    • Home
    • News
     

    Memuat Komentar...
     

      %d