Skip to content
Jumat, April 17
  • TENTANG KAMI
  • Home
  • DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

  • Home
  • News
  • Home
  • News
Trending Now
  • RSUD dr. Tjitrowardojo Meluncurkan Beberapa Inovasi Layanan Digital
  • Ketua DPRD Purworejo Mengikuti Retret Pimpinan DPRD se-Indonesia
  • Bupati Menghimbau Masyarakat Bijak Gunakan Layanan Pembiayaan Dan Waspadai Pinjol
  • BPOB Perkuat Komitmen Pariwisata Berkelanjutan di Kawasan Borobudur
  • Bupati Purworejo Menyambut Baik Rencana Pembangunan Kampus UNY
  • Bupati Secara Resmi Membuka POPDA Purworejo 2026,Sebanyak 25 Cabor Siap Dipertandingkan
Home>>Kesehatan>>Launching Speling, Wabup Jelaskan Jaminan Kesehatan Gratis jadi Quick Win di Pemerintahannya
Kesehatan

Launching Speling, Wabup Jelaskan Jaminan Kesehatan Gratis jadi Quick Win di Pemerintahannya

Redaksi Seputarpurworejo1 Mei 20250

 

Direktur RSUD Tjitrowardoyo menerima tumpeng dari Wabup Purworejo

 

PURWOREJO, seputarpurworejo.com – Wakil Bupati Purworejo meluncurkan Program Layanan Spesialis Keliling (Speling) Kabupaten Purworejo dan  layanan Tjitra Diagnostik Center (TDC) di RSUD dr Tjitrowardojo. Speling merupakan program yang diluncurkan oleh Gubernur Jawa Tengah, yang bertujuan mendekatkan akses layanan kesehatan spesialis untuk masyarakat.

Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi SIKom MSi meluncurkan Program Layanan Spesialis Keliling (Speling) Kabupaten Purworejo, di RSUD dr Tjitrowardojo, pada Selasa 29/04/2025. Pada kesempatan itu Wabup juga launching layanan baru RSUD dr Tjitrowardojo yaitu Tjitra Diagnostik Center (TDC), ditandai dengan menggunting pita dan memotong tumpeng yang diserahkan kepada direktur dr Tolkha Amaruddin, M.Kes., Sp.THT.

 

Dalam sambutannya, Wabup mengatakan bahwa program Gubernur Jawa Tengah, Speling, memang linear dengan program prioritas jaminan kesehatan gratis untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Dalam pemerintahan Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti SH dan dirinya, kembali menegaskan bahwa kesehatan gratis menjadi program Quick Win di Kabupaten Purworejo.

 

“Program Quick Win itu nanti akan kami launching juga di semester ke dua tahun 2025. Dan tidak kalah penting nanti bagi semua yang bertugas untuk mengedukasi terkait kesehatan, terutama pola hidup,  banyak anak muda mengalami gagal ginjal,” jelasnya.

 

Lebih lanjut Wabup menyampaikan bahwa indikator keberhasilan pembangunan kesehatan adalah meningkatnya usia harapan hidup masyarakat, penurunan angka kematian ibu dan anak, penurunan prevalensi stunting, penurunan kasus Tuberkulosis/TBC serta peningkatan cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional. Menurutnya untuk mendukung keberhasilan indikator tersebut, salah satunya dengan Program Layanan Spesialis Keliling (Speling) yang dilaksanakan di 39 desa/kelurahan lokus dalam kurun waktu 2 tahun.

 

“Saya benar-benar titip nanti kepada petugas yang bertugas di 39 desa, harapan kami tidak hanya pada penanganan kesehatan saja. Tetapi juga menjadi langkah preventif  kesehatan untuk masyarakat,” terangnya.

 

Sebelum mengakhiri sambutannya Wabup mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak terkait yang telah mewujudkan program gubernur Jawa Tengah dan mengawali Quick Win di bidang kesehatan di pemerintahan Bupati Yuli Hastuti dan dirinya.

 

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi serta selamat bertugas. Sukseskan Program Layanan Spesialis Keliling untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan generasi yang cerdas menuju Indonesia Emas tahun 2045,” pungkasnya.

 

Sementara itu Kepala Dinkesda dr Sudarmi MM dalam laporannya menyampaikan bahwa tim yang terlibat dalam program Speling yaitu 1 RS Provinsi (RSJD dr. RM Soedjarwadi Klaten), 12 RS di Kabupaten Purworejo dan 27 Puskesmas di Kabupaten Purworejo. Harapannya program tersebut dapat  menurunkan kasus kematian ibu, kasus stunting, meningkatnya keberhasilan pengobatan TBC, penanganan lebih dini Kasus CA Serviks dan kasus penyakit tidak menular lainnya, serta menurunnya masalah kesehatan jiwa. ( Pam )

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Previous Post

Mora Grup Gelar Tes Kesehatan Gratis Untuk Warga dan Lansia di Purworejo lewat Inisiatif Mora Impact

Next Post

12 Orang Tewas di Jalan Tanjakan Kalijambe Purworejo, Warga Minta Ada Jalur Penyelamat

Related Articles

Kesehatan

Bawaslu Jamin Jajaran Pengawas Pemilu Sampai Tingkat Desa Bebas Covid 19

Ahli waris Panwaslu terima Jaminan Kematian dari BPJS Ketenagakerjaan Kesehatan

Ahli Waris Panwaslu yang meninggal saat menjalankan tugasnya , terima Santunan Jaminan Kematian dari BPJS .

Kesehatan

Peringati HKN Ke 58, RS R.A.A Tjokronegoro Gelar Senam Sehat

Kesehatan

Antisipasi Penyebaran Covid 19 di Purworejo , Warga Masyarakat Supaya Tetap Mematuhi Protokol Kesehatan

Kesehatan

Puluhan Warga Desa Pundensari Terkonfirmasi Positif Covid 19, Pemerintah Desa lakukan PPKM ketat di 1 Dusun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • RSUD dr. Tjitrowardojo Meluncurkan Beberapa Inovasi Layanan Digital
  • Ketua DPRD Purworejo Mengikuti Retret Pimpinan DPRD se-Indonesia
  • Bupati Menghimbau Masyarakat Bijak Gunakan Layanan Pembiayaan Dan Waspadai Pinjol
  • BPOB Perkuat Komitmen Pariwisata Berkelanjutan di Kawasan Borobudur
  • Bupati Purworejo Menyambut Baik Rencana Pembangunan Kampus UNY

Komentar Terbaru

    © 2026 Seputar Purworejo | WordPress Theme Ultra Seven
    • Home
    • News
     

    Memuat Komentar...
     

      %d