Skip to content
Rabu, Juli 22
  • TENTANG KAMI
  • Home
  • DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

  • Home
  • News
  • Home
  • News
Trending Now
  • BPOB Gelar Sosialisasi Safety dan Security , Untuk Meningkatkan Keamanan Destinasi Wisata.
  • WNA asal Inggris DiDenda 10 Juta Ripiah karena Tidak Melaporkan Perubahan Aalamt Tempat Tinggal
  • Upaya Pengembangan Potensi Unggulan di Wilayah Kecamatan Bener Dengan Explore Bener Super
  • Bupati Purworejo Mengajak Masyarakat Untuk Menjaga Kelestarian Lingkungan Pesisir
  • Hadirnya Alat Mammography di RSUD dr. Tjitrowardojo , Pemeriksaan Kanker Payudara Semakin Ditingkatkan.
  • BPOB & BUMDesa Menanda Tangani PKS Pengelolaan Sampah Kawasan Borobudur
Home>>Kesehatan>>Pemkab Menggelar Acara Rembuk Stunting
Kesehatan

Pemkab Menggelar Acara Rembuk Stunting

Redaksi Seputarpurworejo6 Juni 20230

 

Wabup hadir di Acara Rembug Stunting di Pendopo Kec Kutoarjo

 

PURWOREJO, seputarpurworejo.com – Pemerintah Kabupaten Purworejo menunjukkan komitmen dan kesungguhan dalam penanganan persoalan stunting. Setelah melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting di tingkat kabupaten, kegiatan serupa dilaksanakan di 16 kecamatan, dimulai dari Kecamatan Kutoarjo.

Kegiatan acara Rembuk Stunting dihadiri Wakil Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti SH, di Aula Kantor Kecamatan Kutoarjo, Senin 05/06/2023. Turut mendampingi Sekdin Dinsosdaldukkb Widyowati SH MH, Forkopimcam Kutoarjo, Butuh, dan Grabag, serta para Kepala Puskesmas dari ketiga kecamatan.

 

Dalam kesempatan itu Wabup kembali mengingatkan, bahwa prevalensi kasus stunting di Kabupaten Purworejo berdasarkan SSGI, mengalami kenaikan. Yakni sebesar 15,7 persen di tahun 2021 menjadi 21,3 % pada tahun 2022.

 

”Angka-angka tersebut harus menjadi perhatian. Hal ini erat hubungannya dengan pencapaian target pemerintah di tahun 2024, dimana prevalensi stunting ditargetkan 14%. sehingga perlu ada percepatan langkah untuk mencapainya,” jelas Wabup.

 

Wabup mengarahkan untuk melaksanakan 7 aksi konvergensi, terutama untuk TPPS tingkat Kecamatan. Yaitu penguatan data sasaran beresiko stunting, pendampingan berkelanjutan kepada sasaran beresiko, serta pengawasan Dana Desa diupayakan sudah ada anggaran intervensi kepada sasaran stunting.

 

Selain itu juga memaksimalkan kegiatan monitoring dan evaluasi terkait perkembangan kasus stunting, penguatan koordinasi lini sektoral, pelaksanaan kegiatan rembuk stunting tingkat kecamatan dan desa dapat di lakukan secara efektif, serta pelaporan dimana TPPS Kecamatan dapat memanfaatkan fasilitas pendukung seperti Aplikasi EPPTPPS.

 

Wakil Bupati berpesan untuk terus berkoordinasi dan berkolaborasi penanganan stunting tidak hanya tugas bidang kesehatan, tetapi menjadi tugas kita semua, termasuk penyediaan pangan bergizi, kualitas sanitasi, lingkungan bersih, dan  beberapa penunjang atau mendukung intervensi pencegahan dan penurunan stunting.

 

Penyelesaian penurunan stunting tidak dapat dilaksanakan dalam waktu yang singkat, oleh sebab itu perlu dilakukan komitmen bersama agar penanganan dilakukan terus menerus dan berkesinambungan. ( Pam )

 

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Previous Post

BSD Di Kec Kutoarjo , Bupati Panen Jamur Tiram

Next Post

TSK Penipuan Dengan Modus Umroh, Di Ringkus Petugas

Related Articles

Kesehatan

Bantu Penanganan Pandemi, YBSIT Beri Bantuan Ribuan Masker

Kesehatan

Gelaran Vaksinasi di Obyek Wisata Pantai Dewa Ruci Mendapat Antusiasme Ribuan Warga Masyarakat

Kesehatan

PWI Bekerjasama Dengan Polres Purworejo Gelar Vaksinasi di Desa-Desa

Kesehatan

Layanan RSU RAA Tjokronegoro Purworejo Ditutup Sementara

Kesehatan

RSUD RAA Cokronegoro Mengadakan Pelatihan Pemulasaran Jenazah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • BPOB Gelar Sosialisasi Safety dan Security , Untuk Meningkatkan Keamanan Destinasi Wisata.
  • WNA asal Inggris DiDenda 10 Juta Ripiah karena Tidak Melaporkan Perubahan Aalamt Tempat Tinggal
  • Upaya Pengembangan Potensi Unggulan di Wilayah Kecamatan Bener Dengan Explore Bener Super
  • Bupati Purworejo Mengajak Masyarakat Untuk Menjaga Kelestarian Lingkungan Pesisir
  • Hadirnya Alat Mammography di RSUD dr. Tjitrowardojo , Pemeriksaan Kanker Payudara Semakin Ditingkatkan.

Komentar Terbaru

    © 2026 Seputar Purworejo | WordPress Theme Ultra Seven
    • Home
    • News

    Memuat Komentar...

      %d