Skip to content
Senin, Juni 8
  • TENTANG KAMI
  • Home
  • DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

  • Home
  • News
  • Home
  • News
Trending Now
  • Hari Lingkungan Hidup Sedunia , Kabupaten Purworejo, Perkuat Kolaborasi Menuju Indonesia Asri
  • Wabup Dion Dorong Insentif bagi Daerah Penyangga Pangan Karena Purworejo Lampaui Target LP2B
  • Pemkab Purworejo Mendukung Program-Program Strategis Provinsi Jateng Tahun 2027
  • Bupati Purworejo Berharap Perayaan Waisak Untuk Perkuat Semangat Kerukunan dan Toleransi
  • Sebanyak 108 Ribu Masyarakat Purworejo Terima Bantuan Beras dan Minyak Realiasi Program Cadangan Pangan Pemerintah
  • Desa Pogungjurutengah Purworejo Terima Sapi Kurban Bantuan Presiden RI
Home>>Uncategorized>>Daerah Rawan Bencana , Purworejo Dijadikan Model dalam Penanganan Pasca Bencana
Uncategorized

Daerah Rawan Bencana , Purworejo Dijadikan Model dalam Penanganan Pasca Bencana

Redaksi Seputarpurworejo7 Oktober 20200

 

Penyerahan Secara Simbolis dari Dir PSKBA Kemensos RI kepada Pjs Bupati di wakili Ass III

PURWOREJO, seputarpurworejo.com – Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam M Syafi’i Nasution ( PSKBA ) Kemensos RI secara Simbolis menyerahkan Bantuan Bahan Bangunan Rumah ( BBR ) bagi Korban Bencana Tanah Bergerak di Kabupaten Purworejo . Pemerintah Kabupaten Purworejo telah mengalokasikan Relokasi Tanah untuk Pembangunan Rumah bagi Korban Bencana sehingga Model Penanganan ini dapat dijadikan Contoh bagi Kabupaten lain dalam Penanganan Pasca Bencana .

Penyerahan Penyaluran Bantuan Bahan Bangunan Rumah ( BBR ) bagi Korban Bencana Tanah Bergerak secara simbolis dilakukan oleh Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam M Syafi’i Nasutioan kepada Pjs Bupati yang diwakili Asisten Adinistrasi dan Kesra Drs. Pram Prasetyo Achmad , MM Rabu 7/10/2020 di Pendopo Bupati Purworejo yang dihadiri Kabid Limjamsos Dinsos Propinsi Jawa Tengah , Pimpinan Bank Mandiri Area Magelang Tiwi Sita Rasti, dan Kepala Dinsosdukkbpppa Dr Kuswantoro.

Lebih lanjut Syafi’i Nasution mengatakan Pola yang sudah diterapkan di Kabupaten Purworejo ini , nantinya diharapkan akan menjadi Contoh Daerah lain khususnya di Propinsi Jawa Tengah yang sering mengalami Bencana Tanah Bergerak. Sebab sebagian besar kabupaten atau kota di Propinsi Jawa Tengah berpotensi mengalami Bencana Tanah Bergerak.

“ Saya sangat mengapresiasi Kabupaten Purworejo menerapkan Model Penangan Pasca Bencana Tanah Bergerak dengan menyediakan Alokasi Tanah sehingga adanya Sinergi antara Kementrian Sosial dengan Pemerintah Daerah dalam Pembangunan Rumah dengan menyediakan Alokasi Tanah walaupun tidak masalah jika masyarakat memilih tanahnya sendiri, sehingga bisa dibuktikan Sinergitas antara Pemerinta Daerah dengan Pemerintah Pusat, sehingga masyarakat Korban Bencana bisa merasakan bahwa Negara itu Adil,” tandasnya.

Terkait bantuan ini Syafi’i Nasution berharap agar korban bencana segera membangun rumahnya dengan sistem gotong royong karena bantuan Rp 25 juta tentunya tidak cukup untuk membangun rumah , tetapi dengan mengangkat kearifan lokal dengan saling membantu maka pembangunan rumah akan berjalan lancar.

Sementara itu Asisten 3 Pram Prasetyo menuturkan dari Pemkab tidak memaksa korban untuk membangun di tanah milik Pemkab artinya diperbolehkan membangun di tanahnya sendiri . Pemkab dalam penanganan korban bencana selain yang bersumber dari APBD juga melakukan komunikasi dengan Pemerintah Pusat yang bersumber dari APBN salah satunya dari Kemensos RI.

Sementara itu Kuswantoro dalam laporannya menjelaskan Penerima Bantuan Tanah Bergerak sebanyak 67 KK yang tersebar di 3 Kecamatan , Yakni Kecamatan Gebang Desa Wonotopo  15 KK, Desa Pakem 18 KK ; Kecamatan kaligesing Desa Jelok 20 KK, Desa Donorejo 8 KK, Desa Donorejo 8 KK dan Desa Tlogoguwo 5 KK dan Kecamatan Purworejo 1 KK Desa Sidomulyo, masing-masing KK menerima Rp 25 juta sehingga Total Bantuan yang disalurkan sebesar Rp 1,675 Milyar. ( Pam ).

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Previous Post

Ada Potensi Pidana Pemilihan , Para Kades Deklarasi Netralitas dan Kawal Protokol Kesehatan

Next Post

Ganjar Pranowo Resmikan SPAM Regional Keburejo dan Petanglong

Related Articles

Uncategorized

Monitoring Pasar Baledono, Wabup Menerima Keluhan Para Pedagang

Uncategorized

Bawaslu Temukan Banyak Pemilih TMS di DPS, KPU segera Menindaklanjuti

Uncategorized

Ganjar Pranowo Resmikan SPAM Regional Keburejo dan Petanglong

Uncategorized

Bupati Purworejo Serahkan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2021 Kepada DPRD

Uncategorized

Purworejo Meraih Penghargaan Nasional Peringkat Tiga , Kabupaten Peduli HAM

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Hari Lingkungan Hidup Sedunia , Kabupaten Purworejo, Perkuat Kolaborasi Menuju Indonesia Asri
  • Wabup Dion Dorong Insentif bagi Daerah Penyangga Pangan Karena Purworejo Lampaui Target LP2B
  • Pemkab Purworejo Mendukung Program-Program Strategis Provinsi Jateng Tahun 2027
  • Bupati Purworejo Berharap Perayaan Waisak Untuk Perkuat Semangat Kerukunan dan Toleransi
  • Sebanyak 108 Ribu Masyarakat Purworejo Terima Bantuan Beras dan Minyak Realiasi Program Cadangan Pangan Pemerintah

Komentar Terbaru

    © 2026 Seputar Purworejo | WordPress Theme Ultra Seven
    • Home
    • News

    Memuat Komentar...

      %d