Skip to content
Rabu, April 22
  • TENTANG KAMI
  • Home
  • DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

  • Home
  • News
  • Home
  • News
Trending Now
  • RSUD dr. Tjitrowardojo Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan Dengan Program SIHREN
  • BPOB Tingkatkan SDM Hospitality, Untuk Mencapai Standar Layanan Borobudur Highland
  • Festival Kutoarjo 2026 Digelar, Menghadirkan Kolaborasi Ekonomi Kreatif Lokal Berbasis Digital menuju Pasar Dunia
  • Pemkab Purworejo Mendukung Percepatan Implementasi Kecamatan Berdaya
  • Bupati Purworejo Memberi Dukungan Moril Bagi Keluarga Korban Laka Air Sungai Wawar
  • Pemkab dan IPPAT Kabupaten Purworejo Mendorong Pelayanan Pertanahan Cepat dan Akuntabel
Home>>Pariwisata dan Kebudayaan>>BPOB Tingkatkan SDM Hospitality, Untuk Mencapai Standar Layanan Borobudur Highland
Pariwisata dan Kebudayaan

BPOB Tingkatkan SDM Hospitality, Untuk Mencapai Standar Layanan Borobudur Highland

admin22 April 20260
Peningkatan Kapasitas digelar BPOB di Glamping dLoano

 

SEPUTARPURWOREJO  – Di balik megahnya alam Perbukitan Menoreh, Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB) percaya bahwa jiwa sebuah destinasi pariwisata terletak pada orang-orangnya. Untuk itu, BPOB bergerak cepat mengasah ketulusan dan profesionalisme para kru di garda terdepan melalui pelatihan Manajemen Pelayanan Tamu yang berlangsung di De’loano Glamping.

BPOB menyadari bahwa infrastruktur yang cantik hanyalah awal. Kenyamanan sejati lahir dari sapaan hangat dan kesigapan petugas dalam melayani. Langkah ini menjadi strategi nyata BPOB untuk memastikan setiap sudut Borobudur Highland siap menyambut tamu dengan standar kelas dunia.

 

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan BPOB, Novita Dwihapsari, menegaskan bahwa senyuman dan kompetensi staf adalah kunci kemenangan sebuah destinasi.

 

“Hospitality bukan sekadar melayani, tapi menciptakan kesan. Kami ingin tim di lapangan menjadi sosok yang adaptif dan responsif. Lewat tangan-tangan profesional mereka, kita membangun kepercayaan wisatawan,” jelas Novita .

 

Ia tak menampik adanya tantangan, seperti standar layanan yang belum seragam. Itulah mengapa pelatihan ini hadir untuk menyentuh aspek krusial: cara berkomunikasi yang baik dan seni mengubah keluhan menjadi kepuasan.

 

Dalam mewujudkan visi tersebut, BPOB menggandeng para pakar dari Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta untuk membedah strategi pelayanan dari berbagai sudut pandang. Sahlit Sugesti, S.ST., M.M., menekankan bahwa di era wisata yang semakin beragam, tim operasional harus mampu menerjemahkan ekspektasi tamu yang mencari keaslian lokal. Menurutnya, glamping seperti DeLoano menawarkan kemewahan dalam kesederhanaan alam, sehingga kru dituntut tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga harus mampu menjadi “pemandu cerita” yang memperkenalkan kearifan lokal Menoreh dengan cara yang elegan dan menyentuh hati.

 

Melengkapi perspektif tersebut, Setyo Prasiyono Nugroho, S.ST., M.Sc., menyoroti pentingnya seni mengelola ketidakpuasan. Ia membekali peserta dengan teknik respon cepat agar setiap keluhan berubah menjadi solusi yang melegakan. Setyo mengingatkan bahwa satu keluhan yang terabaikan bisa merobek reputasi destinasi, sementara penanganan yang tulus justru berpotensi mengubah tamu yang kecewa menjadi pengunjung setia yang dengan senang hati merekomendasikan pengalaman mereka kepada kolega. Baginya, kecepatan dalam memberikan solusi adalah bentuk tertinggi dari rasa hormat kepada wisatawan.

 

Menutup cakrawala pelatihan, Dr. I Putu Hesti Duari, S.ST., M.MPar., membawa para peserta memahami realitas persaingan di layar digital. Ia mengingatkan bahwa wajah Borobudur Highland kini ditentukan oleh jempol para milenial dan Gen-Z di media sosial. Karena pasar saat ini lebih memercayai penilaian sesama netizen ketimbang janji di brosur iklan. Hesti menekankan bahwa tingkat kepuasan tamu adalah “alat jual” paling organik sekaligus ampuh. Dengan menjaga performa pelayanan yang luar biasa, setiap tamu secara tidak langsung akan menjadi duta promosi yang menyebarkan pesona Borobudur Highland ke jangkauan yang lebih luas.

 

Penguatan kapasitas ini menjadi fondasi utama BPOB dalam membangun Borobudur Highland sebagai ikon wisata baru yang berkelanjutan. Kualitas layanan yang konsisten diharapkan mampu menciptakan efek bola salju bagi ekonomi masyarakat sekitar melalui loyalitas wisatawan yang terus kembali. BPOB berkomitmen untuk terus mendampingi peningkatan kompetensi SDM ini secara berkesinambungan, karena pada akhirnya, kenyamanan sejati wisatawan bermula dari keramahan yang dikelola dengan hati dan profesionalisme tinggi.

 

Upaya BPOB memperkuat kapasitas SDM ini merupakan investasi jangka panjang bagi Borobudur Highland. Layanan yang konsisten bukan hanya mendatangkan wisatawan kembali, tapi juga menggerakkan roda ekonomi warga sekitar.

 

Ke depan, BPOB berkomitmen terus mendampingi para pelaku wisata agar kompetensi mereka terus berkembang. Karena bagi BPOB, membangun destinasi bukan hanya soal mendirikan bangunan, tapi merawat keramahan yang menjadi ciri khas. ( Pam )

 

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Previous Post

Festival Kutoarjo 2026 Digelar, Menghadirkan Kolaborasi Ekonomi Kreatif Lokal Berbasis Digital menuju Pasar Dunia

Next Post

RSUD dr. Tjitrowardojo Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan Dengan Program SIHREN

Related Articles

Pariwisata dan Kebudayaan

Masa Pandemi Covid 19 , Penampilan Duta Seni dilakukan Secara Virtual dengan Standar Prokes

Pariwisata dan Kebudayaan

Festival Layang-Layang dan Expo UMKM di Gelar Pemkab Purworejo

Pariwisata dan Kebudayaan

Kirab Bregada Wujud Kepedulian Untuk Nguri-Uri Budaya

Pariwisata dan Kebudayaan

Masa Pandemi, Pemenuhan Protokol Kesehatan Menjadi Syarat Wajib Bukanya Destinasi Wisata .

Pariwisata dan Kebudayaan

Dinpusip Melaunching Buku Antologi Budaya Lokal Purworejo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • RSUD dr. Tjitrowardojo Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan Dengan Program SIHREN
  • BPOB Tingkatkan SDM Hospitality, Untuk Mencapai Standar Layanan Borobudur Highland
  • Festival Kutoarjo 2026 Digelar, Menghadirkan Kolaborasi Ekonomi Kreatif Lokal Berbasis Digital menuju Pasar Dunia
  • Pemkab Purworejo Mendukung Percepatan Implementasi Kecamatan Berdaya
  • Bupati Purworejo Memberi Dukungan Moril Bagi Keluarga Korban Laka Air Sungai Wawar

Komentar Terbaru

    © 2026 Seputar Purworejo | WordPress Theme Ultra Seven
    • Home
    • News
     

    Memuat Komentar...
     

      %d