Skip to content
Sabtu, Juli 25
  • TENTANG KAMI
  • Home
  • DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

  • Home
  • News
  • Home
  • News
Trending Now
  • Ketua Polosoro Terplih , Ajak Anggota Polosoro Terus Belajar Dalam Tata Kelola Pemerintahan Desa
  • Bupati Purworejo Apresiasi Berbagai Pihak Dalam Penyelenggaraan Haji 2026 Berjalan Lancar
  • BPOB Gelar Sosialisasi Safety dan Security , Untuk Meningkatkan Keamanan Destinasi Wisata.
  • WNA asal Inggris DiDenda 10 Juta Ripiah karena Tidak Melaporkan Perubahan Aalamt Tempat Tinggal
  • Upaya Pengembangan Potensi Unggulan di Wilayah Kecamatan Bener Dengan Explore Bener Super
  • Bupati Purworejo Mengajak Masyarakat Untuk Menjaga Kelestarian Lingkungan Pesisir
Home>>Kesehatan>>RSUD dr. Tjitrowardojo Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan Dengan Program SIHREN
Kesehatan

RSUD dr. Tjitrowardojo Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan Dengan Program SIHREN

admin22 April 20260
RSUD Tjitro Wardojo Tanda Tangani Kerjasama dalam Program SIHREN

 

SEPUTARPURWOREJO-.RSUD dr. Tjitrowardojo kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan melaksanakan penandatanganan commissioning Sistem Cathlab (Catheterization Laboratory) dalam rangka Program SIHREN (Strengthening Indonesia’s Healthcare Referral Network) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Program SIHREN dari Kementerian Kesehatan RI bertujuan untuk memperkuat jejaring rujukan layanan kesehatan di Indonesia, khususnya dalam penyediaan sarana dan prasarana medis yang modern dan terintegrasi.

 

Penandatanganan berita acara dilakukan pada Rabu (22/4/2026) di Auditorium RSUD. Penandatanganan dilakukan antara pihak Kemenkes RI Program Sihren, Phillip selaku vendor alat Cathlab, dan Direktur RSUD dr. Tjitrowardojo selaku penerima hibah alat Cathlab.

 

Direktur RSUD dr. Tjitrowardojo, dr. TolkhaAmaruddin mengatakan Kegiatan  ini menjadi tonggak penting dalam penguatan layanan rujukan, khususnya dalam penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah yang membutuhkan tindakan intervensi secara cepat dan tepat.  Penandatanganan commissioning ini juga menjadi simbol kesiapan operasional sistem Cathlab, baik dari sisi infrastruktur, peralatan, maupun sumber daya manusia yang telah melalui pelatihan dan uji kompetensi. Keberadaan Cathlab merupakan salah satu upaya strategis rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Purworejo dan sekitarnya.

 

“  Dengan fasilitas ini, pasien dengan gangguan jantung tidak perlu lagi dirujuk ke rumah sakit di luar daerah, sehingga dapat mempercepat penanganan dan menurunkan risiko komplikasi. Melalui commissioning Sistem Cathlab ini, harapannya layanan jantung di RSUD dr. Tjitrowardojo semakin optimal, profesional, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Bantuan fasilitas bergaransi tujuh tahun ini diberikan pemerintah saat SDM sudah siap. Di RSUD Tjitrowardoyo saat ini ada dokter intervensi jantung dan bedah syaraf jantung. Ada tiga dokter operator yang sudah mengikuti felowship di China, Tulungagung, dan di RS Karyadi, “ jelas Dr Tolkha

 

Lebih Lanjut Dr Tolkha mengatakan Alat ini digunakan untuk memberikan pelayanan penyakit KJSU (Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi)  RSUD dr Tjitrowardojo dapat 12 alat paket alat kesehatan  termasuk cathlab dan CT scan. Termasuk Mamografi untuk rontgen khusus diagnosa kanker payudara dan IHK untuk menentukan jenis tumor. Cathlab secara umum dikenal sebagai alat diagnosa jantung. Digunakan untuk pemeriksaan dan tindakan katareisasi dan pemasangan ring  jantung, yang selama ini dirujuk ke rumah sakit besar di Yogyakarta maupun Semarang.

 

“ Maksimal bulan Juli sudah bisa beroperasi. Saat ini masih menunggu izin dari Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) dan MoU dengan BPJS karena pengobatan ini mahal.  Dengan diresmikannya sistem ini, RSUD dr. Tjitrowardojo diharapkan dapat menjadi salah satu pusat layanan jantung rujukan di wilayah Kedu dan sekitarnya, sekaligus mendukung transformasi sistem kesehatan nasional menuju pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan berkualitas,” pungkasnya. ( Pam )

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Previous Post

BPOB Tingkatkan SDM Hospitality, Untuk Mencapai Standar Layanan Borobudur Highland

Next Post

BPOB Kerja Sama Dengan Desa Wisata Nglinggo Untuk Pengembangan Atraksi Wisata Borobudur Highland

Related Articles

Kesehatan

Pencapaian Kumulatif Vaksinasi Covid 19 di Kabupaten Purworejo Mencapai 56,03 Persen ..

Kesehatan

Desa Peduli Covid 19, Anggaran Kegiatan Fisik Dana Desa 54 Persen dialihkan ke Penanganan Pencegahan Covid 19

Kesehatan

Puluhan Warga Desa Pundensari Terkonfirmasi Positif Covid 19, Pemerintah Desa lakukan PPKM ketat di 1 Dusun

Kesehatan

PWI Purworejo bekerjasama DPC Projo Purworejo dan Polosoro Gelar Vaksinasi Dosis 2 Dengan Target 1800 orang

Kesehatan

Warga Antusiasme Mengikuti Vaksinasi Presisi Polres Purworejo berhadiah.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Ketua Polosoro Terplih , Ajak Anggota Polosoro Terus Belajar Dalam Tata Kelola Pemerintahan Desa
  • Bupati Purworejo Apresiasi Berbagai Pihak Dalam Penyelenggaraan Haji 2026 Berjalan Lancar
  • BPOB Gelar Sosialisasi Safety dan Security , Untuk Meningkatkan Keamanan Destinasi Wisata.
  • WNA asal Inggris DiDenda 10 Juta Ripiah karena Tidak Melaporkan Perubahan Aalamt Tempat Tinggal
  • Upaya Pengembangan Potensi Unggulan di Wilayah Kecamatan Bener Dengan Explore Bener Super

Komentar Terbaru

    © 2026 Seputar Purworejo | WordPress Theme Ultra Seven
    • Home
    • News

    Memuat Komentar...

      %d