Skip to content
Minggu, September 27
  • TENTANG KAMI
  • Home
  • DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

  • Home
  • News
  • Home
  • News
Trending Now
  • Kelurahan Bandung Kecamatan Kutoarjo Meluncurkan Program Inovasi “Batangan”
  • Kecamatan Kutoarjo Meluncurkan Program Inovasi Sidara (Sistem Pemetaan Darah)
  • Pemkab Purworejo Sangat Berkomitmen Mendukung Percepatan Penurunan Stunting
  • MORAZEN Yogyakarta Gelar MORA Health Day Care untuk Karyawan dan Keluarga
  • Pemkab Purworejo Gerak Cepat Tindak Tegas Dugaan Keracunan di SPPG Bener
  • Jelang Laga Porprov 2026 , Para Atlit Mendapat Pembekalan
Home>>Pariwisata dan Kebudayaan>>Kecamatan Loano Siap Bersinergi Untuk Pengembangan Kawasan Otoritatif BOB
Pariwisata dan Kebudayaan

Kecamatan Loano Siap Bersinergi Untuk Pengembangan Kawasan Otoritatif BOB

admin4 Mei 20260

 

Camat Loano dan PLT Direktur BOB, sinergi Pengembangan wisata Borobudur Higland

 

 

SEPUTARPURWOREJO  –   Dalam rangka mendorong percepatan pengembangan pariwisata di kawasan Menoreh, Kecamatan Loano Kabupaten Purworejo melakukan komunikasi bersama Badan Otorita Borobudur (BOB). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BOB guna mengembangkan kawasan pariwisata berbasis kolaborasi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pengembangan zona otoritatif BOB, yakni Borobudur Highland, yang terintegrasi dengan desa-desa penyangga di sekitarnya. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan serta memberikan dampak langsung bagi masyarakat lokal.

 

Upaya ini juga sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan sektor pariwisata sebagai salah satu pilar utama ekonomi nasional yang berkualitas, berkelanjutan, dan inklusif, sebagaimana didorong oleh Kementerian Pariwisata. Fokus pengembangan kawasan ini mencakup peningkatan kesejahteraan masyarakat, pengentasan kemiskinan, serta peningkatan kualitas pariwisata melalui pengembangan destinasi tematik, wellness tourism, dan penguatan promosi di tingkat global.

 

Desa wisata menjadi salah satu instrumen strategis dalam implementasi Asta Cita, khususnya dalam memperkuat pembangunan berbasis desa guna menciptakan pemerataan ekonomi dan peningkatan taraf hidup masyarakat.

 

Camat Loano, Vivin Suryandari Feriyani, menyampaikan bahwa desa-desa di wilayahnya siap untuk berkolaborasi, baik dalam kegiatan maupun pengembangan kawasan pariwisata yang dikelola secara bersama.

 

“Kami berharap Badan Otorita Borobur dapat melibatkan masyarakat di purworejo kususnya di Kecamatan Bener dalam kegiatan yang dilakukan, kami siap berkontrubusi dan berkolaborasi dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan BOB”, jelasnya.

 

Sementara itu, Plt. Direktur Utama yang juga menjabat sebagai Direktur Keuangan, Umum, dan Komunikasi Publik BOB, Yusuf Hartanto, menekankan pentingnya kolaborasi di tengah kondisi efisiensi anggaran negara. Ia menyampaikan bahwa pengembangan pariwisata berbasis desa serta penyelenggaraan event-event produktif menjadi langkah konkret yang dapat dilakukan bersama untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata.

 

“Badan Otorita Borobdur akan terus mengoptimalkan percepatan pengembangan pariwisata di kawasan kami Purworejo kususnya, maka dari itu penting bagi kita untuk dapat berkolaborasi di tengah kondisi efisiensi. kita memerlukan kerja sama yang hebat antara satu pihak dengan yang lain untuk dapat terus mengenjot pariwisata di Indonesia”, jelas Yusuf.

 

Ia juga berharap adanya sinergi dari para pemangku kepentingan dalam pengembangan destinasi pariwisata di wilayah utara Kabupaten Purworejo. Peran aktif Pemerintah Kabupaten Purworejo dinilai sangat penting mengingat potensi kawasan yang memiliki iklim sejuk dan daya tarik alam yang luar biasa.

 

Melalui kolaborasi lintas pemangku kepentingan, percepatan pertumbuhan sektor pariwisata diharapkan dapat terwujud sekaligus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas perekonomian masyarakat. ( Pam )

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Previous Post

Baznas Purworejo Resmi Luncurkan Warung Z-Mart

Next Post

Wujudkan Ketahanan Pangan , Pemkab Purworejo Salurkan Bantuan Pangan

Related Articles

Pariwisata dan Kebudayaan

Masa Pandemi, Pemenuhan Protokol Kesehatan Menjadi Syarat Wajib Bukanya Destinasi Wisata .

Pariwisata dan Kebudayaan

Festival Layang-layang 2024 Diikuti 55 Club Dalam Negeri dan Mancanegara

Pariwisata dan Kebudayaan

Obyek Wisata Purworejo di Buka Sesuai Zonasi

Pariwisata dan Kebudayaan

HUT ke-80 Bhayangkara Polres Gelar Resik-Resik Pantai, Wujudkan Kelestarian Alam

Pariwisata dan Kebudayaan

Menparekraf Sandiaga Uno Sosok Menteri yang Ramah dan Merakyat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Kelurahan Bandung Kecamatan Kutoarjo Meluncurkan Program Inovasi “Batangan”
  • Kecamatan Kutoarjo Meluncurkan Program Inovasi Sidara (Sistem Pemetaan Darah)
  • Pemkab Purworejo Sangat Berkomitmen Mendukung Percepatan Penurunan Stunting
  • MORAZEN Yogyakarta Gelar MORA Health Day Care untuk Karyawan dan Keluarga
  • Pemkab Purworejo Gerak Cepat Tindak Tegas Dugaan Keracunan di SPPG Bener

Komentar Terbaru

    © 2026 Seputar Purworejo | WordPress Theme Ultra Seven
    • Home
    • News
    Memuat Komentar...
    %d