Skip to content
Sabtu, Agustus 15
  • TENTANG KAMI
  • Home
  • DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

  • Home
  • News
  • Home
  • News
Trending Now
  • Siap Perkuat Ekonomi Lokal, Bupati Purworejo Kukuhkan Pengurus Kopwan Srikandi
  • Wakil Bupati Meresmikan Kampung Aren Desa Keduren,
  • Bupati Purworejo Mengajak Masyarakat Wujudkan Lingkungan Ramah Anak Sejak Usia Dini
  • Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, Target PAD Daerah Naik Rp25,757 Miliar
  • Hadirnya Pasporia , Akan Mempermudah Pelayanan Paspor bagi Masyarakat
  • Wisata Jemparingan Akan Dikembangkan BPOB di Borobudur Highland
Home>>Pemerintahan>>Pemkab Akan Segera Menyelesaikan Permasalahan Quarry Wadas
Pemerintahan

Pemkab Akan Segera Menyelesaikan Permasalahan Quarry Wadas

Redaksi Seputarpurworejo30 April 20210
Bupati Gelar Pertemuan Selesaikan Quarry Desa Wadas

Purworejo, seputarpurworejo.com – Bupati Purworejo menggelar pertemuan bersama Forkominda , BBWSO dan Pimpinan OPD terkait untuk menyelesaikan permasalahn Quarry atau tambang di desa Wadas Kecamatan Bener Purworejo. Warga yang menolak Quarry juga diundang namun tidak datang , diharapkan dengan pertemuan ini dapat menyelesaikan permasalahan yang terjadi di desa Wadas dan masih akan dilakukan komunikasi yang baik antara Pemkab dengan warga yang menolak Quarry.

Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM mengeglar pertemuan bersama Forkominda, BBWSO dan Pimpinan OPD terkait Kamis 29/04/2021 di Ruang Baglen Setda Purworejo dan mengundang warga yang menolak Quarry namun tidak hadir.

Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM menjelaskan jika pertemuan ini merupakan langkah Pemkab Purworejo dalam menyelsaikan permasalahan yang terjadi di Desa Wadas Kecay matan Bener.. Dengan adanya pertemuan ini diharapkan dapat terjalin komunikasi yang baik antara Pemkab dan warga yang menolak quarry.

“ Ini merupakan upaya pemkab dalam rangka menyelsaikan masalah yang terjadi di Desa Wadas, sengaja warga yang menolak quarry diundang dengan harapan bisa berkomunikasi dengan intens sehingga persoalan di Desa Wadas bisa diselesaikan. Namun Bupati menyayangkan dengan ketidak hadiran warga desa Wadas yang menolak Quarry karena dengan komunikasi diharapkan permasalahan bisa diselesaikan . Kalau tidak komunikasi tentunya tidak tahu apa yang warga inginkan , mungkin warga desa masih kurang memahami arti pentingnya Project Vital Nasional, “ tegas Bupati

Kapolres Purworejo AKBP Rizal Marito SIK SH MSi menerangkan kondisi Desa Wadas saat ini jauh lebih aman dibandingkan sebelumnya . Jika sebelumnya terjadi intimidasi yang dilakukan antar tetangga dan antar keluarga namun saat ini sudah berkurang situasi kamtibmas saat ini sudah kondusif. Memang sebelumnya ada pihak-pihak yang sengaja datang atau sengaja di datangkan dari luar desa.

Sementara itu Dandim 0708 Purworejo Letkol Inf Lukman Hakim S.Sos MSi mengungkapkan adanya pihak yang mengambil keuntungan dibalik kesulitan warga setempat yang kurang paham, namu diyakini warga desa Wadas mendukung pembangunan waduk Bener. Sinergitas TNI Polri tetap terjaga dengan saaran utama memberikan perlindungan keamanan kepada warga masyarakat.

Yosiandi perwakilan BBWS mnjelaskan pihak nya telah melakukan sosialisasi pada tanggal 22 April 2021 di balai desa Cacaban dengan pemilik tanah Desa Wadas, namun pada sosilisasi kedua gagal karena sejumlah warga menutup akses jalan Kabupaten. Pihak siap melaksanakan pemasangan trace. Patok Trace sendiri akan dilakukan pemasangan dimulai tanggal 25 April hingga 11 Mei 2021. Namun untuk alsan keamanan saat ini pihak BBWS menunggu arahan dari Polres dan Kodim.

Yosiandi lebih lanjut menjelaskan jika target 114 Ha yang akan dibebaskan sebenarnya hanya 64 Hasaja yang dilakukan ekskavasi , 54 Ha lagi tidak di gali karena lokasinya sangat dekat dengan pemukiman. Metode yang digunakan untuk menggalui dengan metode yang mencegah terjadinya longsoran. Penggalian tidak akan membentik lubang karena dengan metode memotong dengan kedalaman maksimal 1-2 meter dan nantinya akan dilakukan reklamasi kembali. Dengan metode ini permasalahan perusakan lingkungan diharapkan tidak terjadi, jika ditemukan adanya mata air akan dibuatkan saluran irigasi yang memadai.

BBWS akan mencoba mengelola lahan guna meningkatkan potensi wisata , nantinya lokasi Quarry diproyeksikan dapat dijadikan ruang terbuka seperti pembangunan rest area atau tempat wisata lainnya, jarak 10 km dari Desa Wadas hingga bendungan Bener juga merupakan wilayah yang nantinya dapat dikembangkan menjadi Obyek Wisata. ( Pam )

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Previous Post

Bupati Menghimbau Warga Perantauan untuk Mematuhi Larangan Mudik

Next Post

Bupati Meninjau Kondisi Warga Terpapar Covid di Desa Tlogobulu Kecamatan Kaligesing Purworejo

Related Articles

Pemerintahan

Bupati Purworejo Meninjau Banjir dan Menyerahkan Bantuan

Pemerintahan

Wabup Dion Tegaskan Tak Ada Pengurangan P3K di Kabupaten Purworejo

Pemerintahan

Bupati Purworejo Rotasi Tiga Kepala Perangkat Daerah

Pemerintahan

Puworejo Sudah Bersiap Sambut Hari Raya Idul Fitri 2023

Pemerintahan

Jaga Stabilitas Nasional Di Gelar Rakor Antisipasi Ancaman Radikalisme

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Siap Perkuat Ekonomi Lokal, Bupati Purworejo Kukuhkan Pengurus Kopwan Srikandi
  • Wakil Bupati Meresmikan Kampung Aren Desa Keduren,
  • Bupati Purworejo Mengajak Masyarakat Wujudkan Lingkungan Ramah Anak Sejak Usia Dini
  • Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, Target PAD Daerah Naik Rp25,757 Miliar
  • Hadirnya Pasporia , Akan Mempermudah Pelayanan Paspor bagi Masyarakat

Komentar Terbaru

    © 2026 Seputar Purworejo | WordPress Theme Ultra Seven
    • Home
    • News
    Memuat Komentar...
    %d