Skip to content
Sabtu, Oktober 24
  • TENTANG KAMI
  • Home
  • DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

  • Home
  • News
  • Home
  • News
Trending Now
  • Adanya Pasar Apresiasi 2026 , DPRD Purworejo Mendorong UMKM dan Ekonomi Kreatif
  • Rangkaian HUT DPRD Purworejo ke-78 , Ada Wayangan Ki Cahyo Kuntadi dan Cak Precil hingga Jalan Sehat Berhadiah
  • Bupati Purworejo Targetkan Tembus 20 Besar Diajang Porprov Jateng 2026
  • BPOB Menggelar BiosfeRun untuk Memperkuat Daya Tarik Kawasan Menoreh
  • Dinkominfostasandi Purworejo Menggelar Ketoprak Lakon “Wurung”
  • Imigrasi Indonesia Melampaui Target Penerimaan Negara Bukan Pajak/PNBP Tahun 2026
Home>>Pemerintahan>>Penyemprotan Pasar Hewan Cegah PMK
Pemerintahan

Penyemprotan Pasar Hewan Cegah PMK

Redaksi Seputarpurworejo7 Juli 20220

 

Pasar Hewan Purworejo disemprot cgah pmk

 

PURWOREJO, seputarpurworejo.com – Satuan Tugas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku  pada hewan ternak melakukan tindakan penyemprotan cairan eco-enzym dan pemeriksaan hewan di Pasar Hewan Purworejo yang berlokasi di Dukuhrejo Bayan. Penyemprotan dan pemeriksaan langsung dipimpin Ketua Satgas Penanganan PMK .

Tindakan penyemprotan cairan eco-enzym dan pemeriksaan hewan di Pasar Hewan Purworejo yang berlokasi di Dukuhrejo Bayan. Penyemprotan dan pemeriksaan langsung dipimpin Ketua Satgas Penanganan PMK Budi Wibowo SSos MSi dan Wakil Ketua Hadi Sadsilo SP MM pada Kamis (30/6), yang juga melibatkan Kodm dan Polres Purworejo.

 

Budi Wibowo menjelaskan hewan ternak di Kabupaten Purworejo ada yang sudah positif PMK, sehingga dengan segera dibentuk Satgas penanganan PMK, yang melibatkan BPBD, DKPP, Satpol PP Damkar, TNI, Polri, PMI, dan dinas instansi lain yang terlibat. Tindakan yang harus dilaksanakan juga segera antara lain penyemprotan dan pemeriksaan, sosialisasi, vaksin, dan lainnya.  Untuk penyemprotannya pada ternak-ternak dan kendaraan pengangkut hewan yang masuk ke pasar hewan. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah penyakit mulut dan kuku hewan, agar tidak menyebar secara luas.

 

“Karena kita khawatirkan ada penularan melalui transmisi hewan yang berasal dari luar daerah. Melalui upaya penyemprotan dan pemeriksaan hewan di pasar ini, bisa meminimalisir penyebaran penyakit. Juga sekaligus memberikan pemahaman kepada peternak hewan tentang PMK,” tandas Budi Wibowo yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo.

 

Budi berharap, penyakit mulut dan kuku tidak menyebar secara luas di Kabuaten Purworejo, tentunya akan merugikan masyarakat karena ternak-ternak merupakan tabungan petani ternak. Kita terus berupaya agar masyarakat sejahtera khususnya petani ternak memiliki ternak-ternak yang sehat dan bernilai jual tinggi.

Sementara itu Hadi Sadsilo mengatakan, dalam mengidentifikasi wabah ini dengan memeriksa hewan dan tercatat yang terkontaminasi PMK sejumlah 131 ekor. Penanganannya telah dilakukan pengobatan, visit ke kandang dan juga penyemprotan di kandang.  Juga visit rutin ke 8 pasar hewan di Kabupaten Purworejo dan visit rutin ke para peternak.

 

“Kita lakukan upaya semaksimal mungkin untuk pencegahan, karena ini menjelang Hari Raya Idul Adha. Tentunya mobilisasi sangat tinggi, sehingga harus melakukan pengawasan lalu lintasnya dan juga pencegahan penyebarannya. Untuk melakukan penyembelihan hewan, agar dipastikan hewan sehat. Termasuk dalam memilih hewan kurban juga dipastikan sehat,” ujar Hadi Sadsilo yang juga menjabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Purworejo.

 

Ditambahkan Kabid Kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat drh Sri Widiartik MM, ternak yang terkena PMK 119 ekor sapi dan 12 kambing. Dari jumlah ini yang sudah sembuh 90 ekor sapi dan 10 kambing. Sedangkan yang mati 2 sapi dan 2 kambing serta yang lainnya dalam pengobatan. Untuk alokasi vaksin di Kabupaten Purworejo sebanyak 700 dosis bantuan dari Provinsi jawa Tengah. Vaksin sudah disuntikkan mulai hari ini yang ditargetkan 200 dosis di daerah Pituruh. Namun untuk launchingnya akan dilaksanakan besok pada hari Jumat (1/7). Dari 700 dosis ini akan diaplikasikan ke daerah-daerah yang belum terkonfirmasi penyakit mulut dan kuku, seperti daerah pituruh, bener, kaligesing, Loano dan daerah-daerah lain yang belum terkonfirmasi.

 

Menurut Widiartik, PMK hewan menular pada hewan bisa secara cepat, tetapi tidak menular kepada manusia. “Ciri-ciri hewan yang terkena PMK yakni mulut luka timbul lepuh gusi dan lidah, mengeluarkan air liur berlebihan, tracak atau kuku terdapat luka, puting susu luka, demam serta nafsu makan turun. Jika menemukan kasus seperti ini, supaya segera menghubungi petugas kesehatan hewan, karena gejala yang sama belum tentu terkena PMK,” jelasnya. ( Pam )

 

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Previous Post

Polres Purworejo Melaksanakan Upacara Hari Bhayangkara ke 76, Secara Virtual

Next Post

Bupati Purworejo Hadiri Jambore di Embung Tlogoguwo Kecamatan Kaligesing

Related Articles

Pemerintahan

Bupati Berharap Pengalihan P3D Harus Dilakukan Dengan Baik

Pemerintahan

Baksos Hari Jadi Kabupaten Purworejo , Pemkab Menyalurkan 14 ton beras

Pemerintahan

Bupati Berharap Pejabat Dapat Berbahasa Jawa Dengan Baik

Pemerintahan

Wabup Purworejo , Tenaga Kesehatan Tetap Semangat Karena Aktor Utama Dalam Masa Pandemi Covid 19

Pemerintahan

Kejar Level 1, Masyarakat Diminta Ikut Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Adanya Pasar Apresiasi 2026 , DPRD Purworejo Mendorong UMKM dan Ekonomi Kreatif
  • Rangkaian HUT DPRD Purworejo ke-78 , Ada Wayangan Ki Cahyo Kuntadi dan Cak Precil hingga Jalan Sehat Berhadiah
  • Bupati Purworejo Targetkan Tembus 20 Besar Diajang Porprov Jateng 2026
  • BPOB Menggelar BiosfeRun untuk Memperkuat Daya Tarik Kawasan Menoreh
  • Dinkominfostasandi Purworejo Menggelar Ketoprak Lakon “Wurung”

Komentar Terbaru

    © 2026 Seputar Purworejo | WordPress Theme Ultra Seven
    • Home
    • News
    Memuat Komentar...
    %d