Skip to content
Rabu, Juni 3
  • TENTANG KAMI
  • Home
  • DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

  • Home
  • News
  • Home
  • News
Trending Now
  • Bupati Purworejo Berharap Perayaan Waisak Untuk Perkuat Semangat Kerukunan dan Toleransi
  • Sebanyak 108 Ribu Masyarakat Purworejo Terima Bantuan Beras dan Minyak Realiasi Program Cadangan Pangan Pemerintah
  • Desa Pogungjurutengah Purworejo Terima Sapi Kurban Bantuan Presiden RI
  • MORAZEN Yogyakarta Mendukung Program Pencegahan Stunting Melalui Program MORA Impact
  • Terima Hibah Rampasan KPK , Pemkab Purworejo Siap Manfaatkan untuk Pelayanan Publik
  • RSUD dr. Tjitro Wardojo Menjadi Salah Satu Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama di Jawa Tengah
Home>>Pemerintahan>>Tinjau Tanah Longsor, Pjs Bupati Waspada Antisipasi Longsor Susulan
Pemerintahan

Tinjau Tanah Longsor, Pjs Bupati Waspada Antisipasi Longsor Susulan

Redaksi Seputarpurworejo21 November 20240

 

Pjs Bupati Tinjau Lokasi Tanah Longsor di Desa Plipiran Bruno

 

PURWOREJO, seputarpurworejo.com – Pjs Bupati Purworejo bersama pejabat terkait meninjau lokasi musibah tanah longsor di Dusun Peniron, Desa Plipiran, Kecamatan Bruno . Dalam musibah yang menimpa rumah Subur itu, empat orang meninggal dunia, yakni Finda Wahyuningsih 38 tahun (istri), Susanti 32 tahun (anak), Refa Yamela 6 tahun (anak) dan Mehrunnissa Reya Aresha 4 tahun (cucu).

Pjs Bupati Purworejo Endi Faiz Effendi SPi MA bersama pejabat terkait meninjau lokasi musibah tanah longsor di Dusun Peniron, Desa Plipiran, Kecamatan Bruno, Rabu 20/11/2024. Pjs Bupati mengkoordinasikan evakuasi, himbauan untuk masyarakat agar tidak mendekati area berbahaya, mengunjungi keluarga korban dan menyerahkan tali asih dan bantuan logistik dari BAZNAS, PMI, Dinsosdaldukkb dan Bagian Kesra Setda Purworejo.

 

Melihat kondisi yang ada, Pjs Bupati menanyakan kondisi kerawanan tanah longsoran dan bagaimana kesiapan untuk menghadapi situasi tersebut.

 

“Hujan di Kabupaten Purworejo masih sangat intens, melihat keadaannya, potensi tanah longsor susulan masih cukup besar. Kami berharap kondisi ini dapat kita antisipasi lebih dini,” jelasnya.

 

Plt Kalak BPBD Dede Yeni Iswantini melaporkan bahwa memang benar lokasi longsor masih sangat berbahaya. Hal itu dikarenakan kontur tanah yang tidak stabil, tebing yang curam dan batu besar yang menimpa rumah masih dapat bergerak. Kondisi itu diperkuat dengan kajian dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Bandung dan ESDM, yang meninjau puncak dari tanah longsor memberikan arahan untuk tidak melakukan aktivitas apapun, termasuk pengerukan tanah. Apalagi pada saat hujan turun.

 

“Kami terus berkoodinasi dan mitigasi lebih hati-hati, karena salah evakuasi longsoran dapat mengakibatkan batu besar itu bergerak, dengan gerakan yang belum bisa dipastikan ke arah mana. Saat ini kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mendekati lokasi apalagi dalam kondisi hujan deras, yaitu dengan memasang banner di sepanjang lokasi,” katanya.

 

Pihak Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Bandung dalam kajiannya menemukan beberapa faktor yang mempengaruhi gerak tanah, terutama dari jenis batuan. Yaitu batu pasir, lempung, dan napal dari Formasi Halang yang mengalami jenuh air setelah diguyur hujan deras dengan durasi panjang. Sedang gerak tanah tipe rotasional ditunjukkan dengan bidang gelincir berbentuk melengkung, mahkota longsoran pada ketinggian 20 m dari badan jalan dengan lebar 40 m dan arah pergerakan ke arah tenggara.

 

“Di sekitar mahkota masih dijumpai adanya retakan dan adanya material longsoran di bagian atas yang berpotensi terjadi longsoran jika dipicu  kembali oleh hujan,” pungkasnya.

 

Tanah longsor terjadi setelah hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Bruno pada Selasa, 19 November 2024, pukul 14.00 WIB hingga sore hari. Tebing dengan ketinggian sekitar 15 m dan batu besar yang berada di tebing mengalami longsor menimpa rumah Subur. Longsor terjadi pukul 16.30 WIB, meratakan bangunan rumah dan showroom motor. ( Pam )

 

 

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Previous Post

BPN Purworejo Menyerahkan Sebanyak 511 Serifikat PTSL

Next Post

Sebanyak 2.784 Kotak Suara Didistribusikan dari KPU ke PPK

Related Articles

Pemerintahan

Rakor Forkopimda Se-Jateng Jelang Idul Fitri

Pemerintahan

Pelaksanaan Pilkades Serentak di Purworejo Aman, Tidak Menimbulkan Klaster Baru

Pemerintahan

Pemkab Purworejo Menggelar Larwasda Tahun 2022

Pemerintahan

Pemkab Purworejo Mendukung Penerapan Pidana Kerja Sosial bagi Pelaku Tindak Pidana

Pemerintahan

Pemkab Gelar Pasar Murah Ramadhan Serentak Di 16 Kecamatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Bupati Purworejo Berharap Perayaan Waisak Untuk Perkuat Semangat Kerukunan dan Toleransi
  • Sebanyak 108 Ribu Masyarakat Purworejo Terima Bantuan Beras dan Minyak Realiasi Program Cadangan Pangan Pemerintah
  • Desa Pogungjurutengah Purworejo Terima Sapi Kurban Bantuan Presiden RI
  • MORAZEN Yogyakarta Mendukung Program Pencegahan Stunting Melalui Program MORA Impact
  • Terima Hibah Rampasan KPK , Pemkab Purworejo Siap Manfaatkan untuk Pelayanan Publik

Komentar Terbaru

    © 2026 Seputar Purworejo | WordPress Theme Ultra Seven
    • Home
    • News

    Memuat Komentar...

      %d