Skip to content
Minggu, Juli 26
  • TENTANG KAMI
  • Home
  • DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

  • Home
  • News
  • Home
  • News
Trending Now
  • Ketua Polosoro Terplih , Ajak Anggota Polosoro Terus Belajar Dalam Tata Kelola Pemerintahan Desa
  • Bupati Purworejo Apresiasi Berbagai Pihak Dalam Penyelenggaraan Haji 2026 Berjalan Lancar
  • BPOB Gelar Sosialisasi Safety dan Security , Untuk Meningkatkan Keamanan Destinasi Wisata.
  • WNA asal Inggris DiDenda 10 Juta Ripiah karena Tidak Melaporkan Perubahan Aalamt Tempat Tinggal
  • Upaya Pengembangan Potensi Unggulan di Wilayah Kecamatan Bener Dengan Explore Bener Super
  • Bupati Purworejo Mengajak Masyarakat Untuk Menjaga Kelestarian Lingkungan Pesisir
Home>>Uncategorized>>Satgas Covid 19 RW Kelurahan Borokulon Purworejo, Peduli Warga Yang Isolasi mandiri, Beri Bantuan Paket Sembako
Uncategorized

Satgas Covid 19 RW Kelurahan Borokulon Purworejo, Peduli Warga Yang Isolasi mandiri, Beri Bantuan Paket Sembako

Redaksi Seputarpurworejo8 Juli 20210
Satgas beri bantuan sembako ke warga

 

PURWOREJO, seputarpurworejo.com – Warga Perum Pepabri di Kelurahan Borokulon, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan sedang menjalani isolasi mandiri atau isoman mendapat bantuan paket sembako dari Satgas Covid-19 RW 05 Kelurahan Borokulon. Satgas Covid-19 tingkat RW membentuk penggalangan dana untuk membantu warga yang isoman , satgas juga memberikan sosialisasi mengenai penanganan dan pencegahan Covid-19 sesuai ketentuan yang berlaku.

Warga Perum Pepabri di Kelurahan Borokulon, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan sedang menjalani isolasi mandiri atau isoman mendapat bantuan paket sembako dari Satgas Covid-19 RW 05 Kelurahan Borokulon, Kamis (8/7).

 

Bantuan paket sembako yang diberikan merupakan bantuan dari penggalangan dana dari warga setempat. Selain bantuan sembako, Tim Satgas Covid-19 juga memantau kondisi kesehatan anggota keluarga yang sedang menjalani isoman. Satgas juga memberikan sosialisasi mengenai penanganan dan pencegahan Covid-19 sesuai ketentuan yang berlaku.

 

“Bantuan paket sembako itu hasil penggalangan dana dari warga. Upaya itu kita lakukan karena tidak ada bantuan dari pemerintah. Makanya, kita Tim Satgas Covid-19 tingkat RW membentuk penggalangan dana untuk membantu warga yang isoman,” kata Aris Himawan SH selaku Koordinator Lapangan (Korlap) Jogo Tonggo RW 05 Kelurahan Borokulon.

 

Aris menjelaskan, tujuan pemberian paket sembako ini untuk memberikan support kepada seluruh pasien agar jangan merasa diasingkan dan tetap semangat untuk sehat dengan mengikuti arahan petugas kesehatan dan Satgas Covid-19.

 

“Warga yang terpapar positif Covid-19 ini perlu kita support agar semangat melawan penyakitnya. Karena rasa takut dan cemas menghadapi wabah ini malah akan mengurangi imun kita. Makanya kita selalu minta kepada warga terpapar untuk tetap semangat dan selalu menjaga prokes,” jelas Aris.

 

Lebih lanjut ia mengatakan, pasien yang sedang menjalani isolasi mandiri itu membutuhkan kecukupan pangan dan asupan gizi, sehingga hal ini menjadi perhatian bersama untuk saling membantu serta memberikan support dan semangat para pasien lekas pulih.

 

“Kita mengajak masyarakat agar dapat memberikan support dan dukungan terhadap pasien yang positif  terpapar Covid-19. Apa yang bisa kita bantu kita bantu, karena tidak satupun yang menginginkan penyakit ini, semoga dengan dukungan yang kita berikan dapat membantu kesembuhan pasien yang terpapar virus ini,” harap Aris.

 

Sementara itu, Lurah Borokulon Muh Khabib mengapresiasi kesiapan jogo tonggo RW 05. Tim jogo tonggo RW 05 ini yang paling baik di Kelurahan Borokulon dalam mengatasi pandemi Covid-19 ini.

 

Pihaknya berpesan kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah yaitu memakai masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan, menghindari kerumunan serta membatasi aktivitas di luar rumah.

 

“Berbagai upaya pencegahan sudah kita lakukan termasuk melakukan penyemprotan disinfektan, namun masyarakat harus tetap disiplin untuk menjalankan protokol kesehatan yang dapat menghindarkan kita dari wabah ini,” ujar Lurah Borokulon. ( Pam )

 

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Previous Post

PPKM Darurat , Bupati Purworejo Lantik 43 Kepala Desa Secara Virtual

Next Post

Bupati Keluarkan Instruksi PPKM Darurat

Related Articles

Uncategorized

DPRD Purworejo Terus Jalin Sinergitas dengan Awak Media

Pariwisata dan KebudayaanUncategorized

Festival Layang-layang Nasional Kembali Digelar Di Ketawang

PemerintahanUncategorized

Bupati Memperpanjang Instruksi PPKM Level 4 Hingga 25 Juli 2021

Uncategorized

Daerah Rawan Bencana , Purworejo Dijadikan Model dalam Penanganan Pasca Bencana

Uncategorized

Pengurus Dewan Kesenian Purworejo 2022-2025 Dilantik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Ketua Polosoro Terplih , Ajak Anggota Polosoro Terus Belajar Dalam Tata Kelola Pemerintahan Desa
  • Bupati Purworejo Apresiasi Berbagai Pihak Dalam Penyelenggaraan Haji 2026 Berjalan Lancar
  • BPOB Gelar Sosialisasi Safety dan Security , Untuk Meningkatkan Keamanan Destinasi Wisata.
  • WNA asal Inggris DiDenda 10 Juta Ripiah karena Tidak Melaporkan Perubahan Aalamt Tempat Tinggal
  • Upaya Pengembangan Potensi Unggulan di Wilayah Kecamatan Bener Dengan Explore Bener Super

Komentar Terbaru

    © 2026 Seputar Purworejo | WordPress Theme Ultra Seven
    • Home
    • News

    Memuat Komentar...

      %d