Skip to content
Sabtu, Oktober 24
  • TENTANG KAMI
  • Home
  • DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

  • Home
  • News
  • Home
  • News
Trending Now
  • Rangkaian HUT DPRD Purworejo ke-78 , Ada Wayangan Ki Cahyo Kuntadi dan Cak Precil hingga Jalan Sehat Berhadiah
  • Bupati Purworejo Targetkan Tembus 20 Besar Diajang Porprov Jateng 2026
  • BPOB Menggelar BiosfeRun untuk Memperkuat Daya Tarik Kawasan Menoreh
  • Dinkominfostasandi Purworejo Menggelar Ketoprak Lakon “Wurung”
  • Imigrasi Indonesia Melampaui Target Penerimaan Negara Bukan Pajak/PNBP Tahun 2026
  • Wabup Membuka TMMD Sengkuyung Tahap IV TA 2026 di Desa Redin Kecamatan Gebang
Home>>Pemerintahan>>Desil Jadi Polemik Nasional, Pemkab Purworejo Gerak Cepat Lakukan Pemutakhiran Data
Pemerintahan

Desil Jadi Polemik Nasional, Pemkab Purworejo Gerak Cepat Lakukan Pemutakhiran Data

admin9 September 20260
Wabup Dorong Pemutakhiran Teerkait Desil

 

 

SeputarPurworejo – Polemik pemeringkatan desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) turut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo. Pemkab bergerak cepat dengan mendorong pemutakhiran data agar kondisi ekonomi masyarakat yang tercatat dalam sistem benar-benar sesuai dengan kondisi faktual di lapangan.

Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi mengatakan, langkah tersebut dibahas dalam rapat bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), Selasa  8/9/2026. Rapat diikuti oleh Sekda Purworejo, Asisten Pemerintahan dan Kesra, BPS, Bapperida, Dinsosdaldukkb, Disdukcapil, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait.

 

Menurut Dion, pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk mengubah atau menetapkan peringkat desil masyarakat. Namun, Pemkab dapat berperan dalam melakukan pemutakhiran data dan mengusulkan perbaikan kepada pemerintah pusat.

 

“Pemerintah daerah tidak bisa menetapkan perubahan desil. Tetapi kami mencoba memutakhirkan, agar masyarakat yang seharusnya berhak menerima program intervensi kemiskinan, khususnya desil 1 sampai 4, betul-betul mencerminkan kondisi faktual di lapangan,” jelas Dion

 

Ia menjelaskan, pemeringkatan desil menjadi penting karena digunakan sebagai salah satu acuan dalam berbagai program intervensi pemerintah. Tidak hanya bantuan sosial, tetapi juga program pengentasan kemiskinan di bidang kesehatan, pendidikan hingga perumahan.

 

Wabup Dion mengakui, persoalan muncul ketika data yang tercatat dalam sistem tidak lagi sesuai dengan kondisi ekonomi masyarakat saat ini. Kondisi tersebut kemudian memicu keluhan dari warga yang merasa masuk dalam desil yang tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya.

 

Karena itu, Pemkab Purworejo akan melakukan penyisiran terhadap data yang dinilai anomali. Pemkab juga akan berkoordinasi dengan pemerintah desa di seluruh wilayah Kabupaten Purworejo.

 

“Dalam waktu dekat, kami akan mengumpulkan para operator desa untuk melakukan penyisiran data. Harapannya, data yang ada semakin mendekati kondisi faktual sehingga desil benar-benar mencerminkan kondisi kemiskinan di lapangan,” Jelas Dion.

 

Dion menegaskan, pemutakhiran tersebut selanjutnya akan menjadi bahan bagi pemerintah daerah untuk mengajukan perbaikan data kepada BPS dan Kementerian Sosial.

 

Ia menyebut, penggunaan satu data secara nasional sebenarnya merupakan langkah positif karena pemerintah pusat dan daerah memiliki basis data yang sama dalam menjalankan program pengentasan kemiskinan.

 

“Prinsipnya kami mengapresiasi adanya satu data tunggal yang digunakan pemerintah maupun kementerian/lembaga. Tetapi harus diakui masih ada persoalan data yang membutuhkan pemutakhiran,” katanya.

 

Dengan pemutakhiran tersebut, Pemkab Purworejo berharap, masyarakat yang benar-benar membutuhkan intervensi pemerintah, dapat tersentuh tepat sasaran.

 

“Ini tugas kami untuk menyisir sekaligus mengajukan pemutakhiran data kepada BPS,” pungkas Dion.( Pam )

 

 

 

 

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Previous Post

Penentuan PAW anggota DPRD Purworejo Berdasarkan Peraih Suara Terbanyak berikutnya di Daerah Pemilihan .

Next Post

1.700 Calon Jamaah Haji Kebumen Dilayani Pembuatan Paspor Kolektif di Kantor Imigrasi Purworejo

Related Articles

Pemerintahan

PSN Diharapkan Berdampak Positif Bagi Petani

Pemerintahan

Kabupaten Purworejo Akslerasi Vaksinasi Covid-19

Pemerintahan

Bulan Ramadhan, Bupati Purworejo Sholat Tarawih Bersama Warga

Pemerintahan

MenpanRB minta ASN Memberi Pelayanan Optimal Saat Pandemi

Pemerintahan

Ziarah Ke Makam Sesepuh Purworejo Terdahulu, Awali Peringatan Hari Jadi Purworejo

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Rangkaian HUT DPRD Purworejo ke-78 , Ada Wayangan Ki Cahyo Kuntadi dan Cak Precil hingga Jalan Sehat Berhadiah
  • Bupati Purworejo Targetkan Tembus 20 Besar Diajang Porprov Jateng 2026
  • BPOB Menggelar BiosfeRun untuk Memperkuat Daya Tarik Kawasan Menoreh
  • Dinkominfostasandi Purworejo Menggelar Ketoprak Lakon “Wurung”
  • Imigrasi Indonesia Melampaui Target Penerimaan Negara Bukan Pajak/PNBP Tahun 2026

Komentar Terbaru

    © 2026 Seputar Purworejo | WordPress Theme Ultra Seven
    • Home
    • News
    Memuat Komentar...
    %d