Skip to content
Kamis, September 10
  • TENTANG KAMI
  • Home
  • DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

  • Home
  • News
  • Home
  • News
Trending Now
  • Haornas ke-43 Sekda Mengatakan Atlit Berprestasi Lahir dari Masyarakat Yang Gemar Olahraga
  • 1.700 Calon Jamaah Haji Kebumen Dilayani Pembuatan Paspor Kolektif di Kantor Imigrasi Purworejo
  • Desil Jadi Polemik Nasional, Pemkab Purworejo Gerak Cepat Lakukan Pemutakhiran Data
  • Penentuan PAW anggota DPRD Purworejo Berdasarkan Peraih Suara Terbanyak berikutnya di Daerah Pemilihan .
  • MORAZEN Yogyakarta Di Hari Pelanggan Nasional , Berbagi Kue Sarang Semut Kepada Tamu
  • Pemkab Purworejo Akan Wujudkan Tata Kelola Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Home>>EDUKASI>>Kabupaten Purworejo Peringkat Kedua Dalam Layanan Digital Sertifikat Elektronik
EDUKASI

Kabupaten Purworejo Peringkat Kedua Dalam Layanan Digital Sertifikat Elektronik

Redaksi Seputarpurworejo18 Juli 20240
Kantor BPN Kab Purworejo

 

PURWOREJO, seputarpurworejo.com – Pemerintah melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN ) melaunching layanan digital sertipikat elektronik. Di Jawa Tengah Terhitung sejak tanggal 12 Juli 2024 . Kabupaten Purworejo menduduki peringkat kedua setelah Temanggung dengan jumlah sertipikat elektronik sebanyak 2.433.  Adapun Temanggung sebanyak 3.132

Kabupaten Purworejo menduduki peringkat kedua Se Jawa Tengah Dalam Layanan Digital Sertifikat Elektronik , setelah Temanggung dengan jumlah sertipikat elektronik sebanyak 2.433.  Adapun Temanggung sebanyak 3.132.

 

“Ini mengalahkan Surakarta yang melakukan launching pertama kali, dan sekarang menduduki peringkat ketiga se-Jawa Tengah,” jelas Andri Kristanto Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Purworejo Kamis 17/7/2024.

 

Andri menjelaskan, sertipikat elektronik tersebut merupakan salah satu bentuk sosialisasi dari layanan elektronik yang dilakukan Kantor BPN Purworejo baik kepada forkopimfa, camat, dan kades se-kabupaten Purworejo.

 

 “Sertipikat elektronik ini hanya satu lembar. Ini lebih efisien untuk membatasi gerak mafia tanah, memangkas birokrasi, dan memiliki tingkat keamanan tinggi karena menggunakan kertas khusus seperti uang kertas yang dicetak, termasuk ada hologramnya,” terang Andri .

 

Kepala BPN Kab Purworejo

 

Dijelaskan, pemilik sertipikat elektronik harus punya aplikasi Sentuh Tanahku untuk memindai barcode dengan menggunakan HP android. Sedangkan prosedurnya, misal mau diwaris, balik nama, atau hibah sama seperti biasanya. Hanya saja bentuknya bukan lagi kertas hijau enam lembar, melainkan berupa satu lembar berwarna cokelat. Adapun biayanya sama dengan proses pembuatan sertipikat biasa atau manual. Sertipikat elektronik harus tersimpan dan bisa dicetak di kantor BPN.

 

Di Purworejo, lanjutnya, sudah dicoba termasuk produk pencoretan hak tanggungan atau roya yang prosesnya hanya memakan waktu sehari dari waktu sebelumnya lima hari. Demikian juga pembuatan sertipikat tanah,harus sesuai standar operasional prosedur (SOP) yakni 98 hari.

 

“Gak ada itu waktu pembuatan sertifikat tanah sampai tahunan, semua sudah harus ontime,” tegas Andri.

 

Pihaknya memaklumi bila semuanya butuh waktu dan bertahap. Termasuk dalam hal ini, sesuai ketentuan, yang sudah bersertipikat elektronik yakni kantor BPN, BUMN, instansi pemerintah yakni pemda, dan yang keempat masyarakat.

 

Meski sertipikat hijau masih berlaku, pihaknya memberikan himbauan kepada masyarakat untuk beralih ke sertipikat elektronik, terutama yang sudah milik pribadi.

 

“Masyarakat tidak usah kuatir dengan transformasi digital ini karena biayanya sama. Di Purworejo, 2.433 sertipikat elektronik semuanya merupakan pendaftaran tanah sistem lengkap (PTSL) atau sertipikat tanah yang baru terdaftar pertama kali,” pungkas Andri. ( Pam )

 

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Previous Post

Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Siap Menjaring Talenta Terbaik Para Pecinta Kopi di DIY & Jawa Tengah Pada Acara Kompetisi Barista 2024

Next Post

Sedekah Laut Desa Kertojayan Mencerminkan Kearifan Lokal Yang Harus Dijaga dan Dilestarikan

Related Articles

EDUKASI

Kreatif, Gang Kumuh Disulap Jadi Tempat Wisata Selfi

EDUKASI

Puncak Hari Pers Nasional 2025, PWI Gelar Malam Resepsi Hari Pers

EDUKASI

Sempat Mandek Akibat Pandemi Covid 19 , Kopwan Srikandi Kembali Ekspor Produk Unggulan

EDUKASI

HUT Kemerdekaan RI ke-81, Sebanyak 113 Warga Binaan Rutan Purworejo Terima Remisi

EDUKASI

Kepala Desa Menganggarkan 8 persen dari Dana Desa Tahun 2021 Yang Diterima untuk Kegiatan PPKM Skala Mikro di desa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Haornas ke-43 Sekda Mengatakan Atlit Berprestasi Lahir dari Masyarakat Yang Gemar Olahraga
  • 1.700 Calon Jamaah Haji Kebumen Dilayani Pembuatan Paspor Kolektif di Kantor Imigrasi Purworejo
  • Desil Jadi Polemik Nasional, Pemkab Purworejo Gerak Cepat Lakukan Pemutakhiran Data
  • Penentuan PAW anggota DPRD Purworejo Berdasarkan Peraih Suara Terbanyak berikutnya di Daerah Pemilihan .
  • MORAZEN Yogyakarta Di Hari Pelanggan Nasional , Berbagi Kue Sarang Semut Kepada Tamu

Komentar Terbaru

    © 2026 Seputar Purworejo | WordPress Theme Ultra Seven
    • Home
    • News
    Memuat Komentar...
    %d