Skip to content
Jumat, November 6
  • TENTANG KAMI
  • Home
  • DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

  • Home
  • News
  • Home
  • News
Trending Now
  • Gencar Promosi Pariwisata ke Pasar India , BPOB kolaborasi dengan Influencer
  • Jelang Pilkades Serentak 2027, Bupati Yuli Hastuti Beri Pengarahan Kepala Desa Dan Ketua BPD
  • Pemkab Purworejo Gelontorkan Sarpras ke 12 Bank Sampah Untuk Penanganan Sampah
  • MORAZEN Yogyakarta Gandeng Puskesmas Temon II, Layani 80 Warga lewat Cek Kesehatan Gratis
  • Bupati Purworejo Mendorong Santri Untuk Berperan Dalam Pembangunan
  • Pemkab Purworejo Resmi Meluncurkan “Gerakan Jelantah Jadi Rupiah”
Home>>EDUKASI>>Pemkab Purworejo Gerak Cepat Tindak Tegas Dugaan Keracunan di SPPG Bener
EDUKASI

Pemkab Purworejo Gerak Cepat Tindak Tegas Dugaan Keracunan di SPPG Bener

admin22 September 20260

 

Wabup Sidak SPPG yang diduga Terjadi Keracunan

 

 

SEPUTARPURWOREJO   –   Pemerintah Kabupaten Purworejo bergerak cepat menanggapi laporan kejadian pasca-pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang bersumber dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kaliboto 2, yang berlokasi di Dusun Kedungracak RT 001/002, Desa Kaliboto, Kecamatan Bener.

Menindaklanjuti dugaan terjadinya keracunan makanan dari program MBG tersebut, Pemkab Purworejo bersama stakeholders terkait melakukan rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi SIKom MSi, pada Senin (21/9/2026) di Ruang Bagelen Komplek Kantor Setda Purworejo.

 

Selanjutnya, Wabup Dion menegaskan upaya cepat tanggap dari Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Purworejo dan Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Purworejo. Ia juga melakukan peninjauan lapangan untuk melakukan pengecekan langsung ke dapur SPPG Kaliboto 2 Kecamatan Bener.

 

Turut serta dalam peninjauan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purworejo, Ir Suranto ST SSos MPA, Asisten Pemerintahan dan Kesra Ahmad Jainudin SIP MM, Plt Kepala Dinas Kesehatan Daerah dr Sudarmi, serta Korwil BGN Kabupaten Purworejo, Wahyu.

 

Wabup Dion dalam tinjauannya menegaskan untuk melakukan penutupan sementara terhadap SPPG Kaliboto 2 yang diduga menyebabkan keracunan, guna evaluasi lebih lanjut.

 

“Ini termasuk pelanggaran berat, dan kami pemerintah daerah langsung melakukan penyisiran terhadap korban-korban dugaan keracunan makanan,” jelas Wabup.

 

Dion juga memastikan langkah cepat pemerintah daerah untuk melakukan penanganan medis dari dugaan kejadian tersebut, melalui penelusuran dan pemeriksaan lanjutan kepada para korban oleh tenaga medis dari Puskesmas.

 

Wahyu selaku Korwil BGN Purworejo, menjelaskan bahwa pihaknya telah menjatuhkan sanksi penghentian sementara (suspend) kepada SPPG Kaliboto 2 Bener Purworejo.

 

“Suratnya sudah keluar per tanggal hari ini 21 September, yang ditandatangani oleh Bapak Deputi Pemantauan dan Pengawasan, di mana dilakukan suspend berat,” terangnya.

 

Sementara itu, Sekda Kabupaten Purworejo, Ir Suranto ST SSos MPA turut menyampaikan keprihatinannya dan berharap insiden serupa tidak terulang di masa mendatang. Ia memastikan seluruh korban telah mendapatkan perawatan medis yang layak dan diharapkan segera pulih untuk kembali beraktivitas serta mengikuti proses kegiatan belajar mengajar di sekolah masing-masing.

 

Selanjutnya, sebagai bentuk transparansi dan penyelesaian masalah secara komprehensif, Pemkab Purworejo bersama Pemerintah Kecamatan Bener membuat kesepakatan bersama dengan perwakilan warga Dusun Kalipancer, sebagai berikut: Penghentian Operasional (suspend) pada dapur MBG di SPPG Kaliboto 2 selama 1 bulan.,  Meminta kompensasi cek kesehatan (screenning) secara berkala minimal 3-4 kali, disertai dengan pemberian vitamin untuk mempercepat proses penyembuhan, di 3 lokasi terdampak, SPPG Kaliboto 2 harus bertanggung jawab dan mendampingi apabila nanti masih ada dampak yang muncul.

 

Selanjutnya, warga Dusun Kalipancer juga mengajukan usulan terkait pengelolaan dapur MBG, agar ke depan, dapat diserahkan dan dikelola secara mandiri oleh warga setempat, untuk meningkatkan UMKM di Dusun Kalipancer.

 

Pemerintah Kabupaten Purworejo mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun tetap waspada. Selanjutnya, bersama-sama berkomitmen untuk terus mengawal evaluasi total terhadap Standard Operasional Prosedur (SOP) penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis di seluruh wilayah Kabupaten Purworejo. ( Pam )

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Previous Post

Jelang Laga Porprov 2026 , Para Atlit Mendapat Pembekalan

Next Post

MORAZEN Yogyakarta Gelar MORA Health Day Care untuk Karyawan dan Keluarga

Related Articles

EDUKASI

Masa Pandemi Covid 19 , Bantuan UMKM sangat membantu Pedagang Kecil di Pedesaan

EDUKASI

Kabupaten Purworejo Peringkat Kedua Dalam Layanan Digital Sertifikat Elektronik

EDUKASI

Dengan Dana Desa , Pemerintah Desa Mendukung Bumdesa Lestari Desa Golok Purworejo Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat

EDUKASI

Kepala Desa Menganggarkan 8 persen dari Dana Desa Tahun 2021 Yang Diterima untuk Kegiatan PPKM Skala Mikro di desa

EDUKASI

Pemkab Purworejo Mendorong Pembangunan SDM yang Religius

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Gencar Promosi Pariwisata ke Pasar India , BPOB kolaborasi dengan Influencer
  • Jelang Pilkades Serentak 2027, Bupati Yuli Hastuti Beri Pengarahan Kepala Desa Dan Ketua BPD
  • Pemkab Purworejo Gelontorkan Sarpras ke 12 Bank Sampah Untuk Penanganan Sampah
  • MORAZEN Yogyakarta Gandeng Puskesmas Temon II, Layani 80 Warga lewat Cek Kesehatan Gratis
  • Bupati Purworejo Mendorong Santri Untuk Berperan Dalam Pembangunan

Komentar Terbaru

    © 2026 Seputar Purworejo | WordPress Theme Ultra Seven
    • Home
    • News
    Memuat Komentar...
    %d