Skip to content
Rabu, Juli 22
  • TENTANG KAMI
  • Home
  • DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

  • Home
  • News
  • Home
  • News
Trending Now
  • BPOB Gelar Sosialisasi Safety dan Security , Untuk Meningkatkan Keamanan Destinasi Wisata.
  • WNA asal Inggris DiDenda 10 Juta Ripiah karena Tidak Melaporkan Perubahan Aalamt Tempat Tinggal
  • Upaya Pengembangan Potensi Unggulan di Wilayah Kecamatan Bener Dengan Explore Bener Super
  • Bupati Purworejo Mengajak Masyarakat Untuk Menjaga Kelestarian Lingkungan Pesisir
  • Hadirnya Alat Mammography di RSUD dr. Tjitrowardojo , Pemeriksaan Kanker Payudara Semakin Ditingkatkan.
  • BPOB & BUMDesa Menanda Tangani PKS Pengelolaan Sampah Kawasan Borobudur
Home>>Pemerintahan>>Pemkab Purworejo Komitmen Percepatan Penurunan Stunting
Pemerintahan

Pemkab Purworejo Komitmen Percepatan Penurunan Stunting

Redaksi Seputarpurworejo29 September 20210

 

Penandatanganan Komitmen Menurunkan Stunting di Purworejo

 

PURWOREJO, seputarpurworejo.com – Pemerintah Kabupaten Purworejo melakukan komitmen bersama untuk mendukung dan bersinergi dalam pencegahan serta percepatan penurunan stunting. Pemkab Purworejo telah menginisiasi aksi konvergensi stunting dan terus menerus mengalami penyempurnaan, faktor kemiskinan menjadi penyebab utama dari stunting pada balita, hal ini menjadi perhatian serius terlebih situasi pandemi Covid-19 berkepanjangan.

Komitmen Penurunan Stunting ditandai dengan penandatanganan yang diawali Sekda Drs Said Romadhon, Anggota DPRD Reko Budiyono, Asisten III Drs Pram Prasetyo MM, Kepala Bappeda Ir  Bambang Jati Asmara MT MA, Kepala Dinas Kesehatan  dr Sudarmi MM, sejumlah perwakilan Perangkat Daerah serta organisasi masyarakat.  Penandatanganan yang dilakukan di Ruang Arahiwang Setda, Selasa 28/09/2021.

 

Ini merupakan rangkaian kegiatan Rembuk Aksi Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Purworejo. Acara juga dihadiri perwakilan dari Ditjen Bina Bangda Kemendagri Muh Jumhadi MAP, yang mengharapkan rembuk stunting tidak hanya di level kabupaten saja, melainkan bisa lebih masif lagi di level kecamatan dan desa.

 

Dalam kesempatan itu Sekretaris Daerah Drs Said Romadhon mengatakan sebagian besar kasus balita gizi buruk di Kabupaten Purworejo dipengaruhi oleh faktor kemiskinan. Hanya sebagian kecil saja yang disebabkan faktor perilaku atau pola asuh anak yang salah, dan biasanya ini terjadi karena pengetahuan yang rendah dari orang tua tentang pemberian makanan bergizi seimbang pada bayi dan balita.

 

Menurutnya, sejak tahun 2019 Pemkab Purworejo telah menginisiasi aksi konvergensi stunting dan terus menerus mengalami penyempurnaan. “Faktor kemiskinan menjadi penyebab utama dari stunting pada balita, hal ini menjadi perhatian serius terlebih situasi pandemi Covid-19 berkepanjangan berpotensi terjadi peningkatan jumlah bayi penderita stunting.

Ketua Panitia Rembuk Stunting Sri Sulastri SSos melaporkan, hasil analisa situasi berdasarkan hasil operasi timbang bulan Agustus tahun 2020 Kabupaten Purworejo angka stunting sebesar  8,75 %  dengan target < 7 %. Meskipun prevalensi stunting di Kabupaten Purworejo rendah akan tetapi masih ditemukan desa dengan prevalensi  stunting >20% sebanyak  44 desa pada tahun 2020.

 

“Untuk itu perlu adanya penanganan yang segera dan berkelanjutan dengan bekerjasama seluruh elemen baik pemerintah, swasta maupun masyarakat,” jelas Sri Sulastri.

 

Panitia mengharapkan dari hasil Rembuk Stunting ini adalah Komitmen Penurunan Stunting yang ditanda tangani oleh Bupati, Sekretaris Daerah,  DPRD, Camat,  Pimpinan PD dan perwakilan sektor non pemerintah. Rencana kegiatan intervensi gizi terintegrasi penurunan stunting yang telah disepakati oleh antar sektor untuk dimuat dalam RKPD/Renja Tahun 2021. Hasil kegiatan Rembuk Stunting menjadi dasar gerakan penurunan stunting kabupaten melalui integrasi program/kegiatan yang dilakukan antar PD penanggung jawab layanan dan partisipasi masyarakat. ( Pam )

 

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Previous Post

Konflik Desa Wadas, Komnas HAM Turun Ke Purworejo

Next Post

Sentra Vaksinasi , Habiskan 23 Ribu Vaksin Untuk Warga Masyarakat di Purworejo

Related Articles

Pemerintahan

Pemkab Purworejo Berhasil Meraih Opini WTP Yang ke-14 dari BPK

Pemerintahan

Bupati Serahkan BLT DBHCHT Senilai Total Rp 916,2 juta

Pemerintahan

Kolaborasi Lintas Sektor Pemkab Purworejo Baik Pidana Kerja Sosial Dan Kesiapsiagaan Bencana

Pemerintahan

Wujudkan Ketahanan Pangan , Pemkab Purworejo Salurkan Bantuan Pangan

Pemerintahan

Antisipasi Covid 19 , Pelayanan Kependudukan di DisDukCapil Melalui Sistem Online

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • BPOB Gelar Sosialisasi Safety dan Security , Untuk Meningkatkan Keamanan Destinasi Wisata.
  • WNA asal Inggris DiDenda 10 Juta Ripiah karena Tidak Melaporkan Perubahan Aalamt Tempat Tinggal
  • Upaya Pengembangan Potensi Unggulan di Wilayah Kecamatan Bener Dengan Explore Bener Super
  • Bupati Purworejo Mengajak Masyarakat Untuk Menjaga Kelestarian Lingkungan Pesisir
  • Hadirnya Alat Mammography di RSUD dr. Tjitrowardojo , Pemeriksaan Kanker Payudara Semakin Ditingkatkan.

Komentar Terbaru

    © 2026 Seputar Purworejo | WordPress Theme Ultra Seven
    • Home
    • News

    Memuat Komentar...

      %d