Skip to content
Minggu, Juli 26
  • TENTANG KAMI
  • Home
  • DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

  • Home
  • News
  • Home
  • News
Trending Now
  • Ketua Polosoro Terplih , Ajak Anggota Polosoro Terus Belajar Dalam Tata Kelola Pemerintahan Desa
  • Bupati Purworejo Apresiasi Berbagai Pihak Dalam Penyelenggaraan Haji 2026 Berjalan Lancar
  • BPOB Gelar Sosialisasi Safety dan Security , Untuk Meningkatkan Keamanan Destinasi Wisata.
  • WNA asal Inggris DiDenda 10 Juta Ripiah karena Tidak Melaporkan Perubahan Aalamt Tempat Tinggal
  • Upaya Pengembangan Potensi Unggulan di Wilayah Kecamatan Bener Dengan Explore Bener Super
  • Bupati Purworejo Mengajak Masyarakat Untuk Menjaga Kelestarian Lingkungan Pesisir
Home>>Pariwisata dan Kebudayaan>>Pengetan Jumenengan ke-194 Digelar Dalam Rangkaian Hari Jadi Kabupaten Purworejo
Pariwisata dan Kebudayaan

Pengetan Jumenengan ke-194 Digelar Dalam Rangkaian Hari Jadi Kabupaten Purworejo

Redaksi Seputarpurworejo17 Februari 20250

 

Pengetan Jumenengan Hari Jadi Kab Purworejo ke 194 di Pendopo Bupati

 

PURWOREJO, seputarpurworejo.com – Pengetan Jumenengan selalu menjadi event yang menarik untuk ditunggu, tanpa terkecuali pada rangkaian Hari Jadi ke-194 Kabupaten Purworejo tahun ini. Tari Beksan Saptarengku Cakra, melengkapi Tari Beksan Kidung Cakra. Tari Beksan Kidung Cakra merupakan tarian yang ditampilkan khusus, yakni pada Pengetan Jumenengan Bupati pertama Purworejo RAA Tjokronegoro I.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Pengetan Jumenengan dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Purworejo, Kamis malam 13/02/2025. Hadir dalam acara sakral tersebut Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti SH, Calon Wakil Bupati terpilih Dion Agasi Setiabudi SI Kom MSi beserta istri, Jajaran Forkopimda beserta istri, para Kepala Perangkat Daerah, serta RH Budhi Sardjono BE yang merupakan keturunan RAA Tjokronegoro I.

 

Dalam sambutan berbahasa Jawa, Hj Yuli Hastuti SH mengucapkan terima kasih kepada para tamu undangan dan mengapresiasi semua pihak terkait yang telah ikut serta dalam pembangunan Kabupaten Purworejo.

 

”Dengan penuh rasa syukur, saya ucapkan selamat ulang tahun ke-194 Kabupaten Purworejo. Semoga Allah SWT selalu menjaganya dan memberikan rahmatnya, menjadikan kabupaten yang sejahtera,” katanya..

 

Lebih lanjut Bupati mengajak jajaran pemerintah daerah dan seluruh masyarakat bersatu-padu untuk meneruskan perjuangan pembangunan para pendahulu, demi membawa Purworejo lebih maju di masa yang akan datang. Menurutnya Kabupaten Purworejo berhasil melaksanakan pembangunan sesuai dengan keinginan masyarakat. Sedang untuk cita-cita pembangunan yang belum tercapai, Bupati mengajak Pemkab Purworejo dan pihak terkait untuk terus menyerap aspirasi masyarakat.

 

“Kami berharap dengan adanya Pengetan Jumenengan ini, kita lebih bersemangat dalam melaksanakan pembangunan di berbagai bidang di Kabupaten Purworejo,” jelasya.

 

Pengetan Jumenengan semakin menarik dengan menampilkan dua pagelaran sendratari. Tetapi tahun ini sedikit berbeda, yakni dengan ditampilkannya Tari Beksan Saptarengku Cakra, melengkapi Tari Beksan Kidung Cakra. Tari Beksan Kidung Cakra merupakan tarian yang ditampilkan khusus, yakni pada Pengetan Jumenengan Bupati pertama Purworejo RAA Tjokronegoro I. Beksan Kidung Cakra merupakan karya seniman tari Purworejo Melania Sinaring Putri yang diperagakan oleh tujuh penari perempuan. Makna dari tari tersebut merupakan tarian yang mengisahkan lingkaran kehidupan manusia yang terus berputar.

 

Sedangkan Tari Beksan Saptarengku Cakra karya seniman Purworejo Wibi Supri Andoko  menceritakan tentang pencapaian terhormat dari RAA Tjokronegoro I yang mengukir sejarah kejayaan Kabupaten Purworejo. RAA Tjokronegoro telah mendedikasikan pembangunan tatanan kota, membentuk ideologi untuk kesejahteraan masyarakat.

 

Beksan Saptarengku Cakra yang berarti 7 pencapaian tak terbatas dan berujung secara luas seperti tatanan pemerintahan, Alun-alun Purworejo, saluran irigasi Kedung Putri, jalan raya, Pendopo Agung, Masjid Agung, dan Bedhug Ageng Pendowo. ( Pam )

 

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Previous Post

Rangkaian Hari Jadi , Bupati Ziarah ke Makam Pendiri Kabupaten Purworejo

Next Post

Hujan Deras, Bergada 16 Kecamatan Semangat Untuk Tampil, Disambut Antusiasme Warga Masyarakat

Related Articles

Pariwisata dan Kebudayaan

Partisipasi Perdana Di Matta Fair 2026 , Mora Group Mendapat Respon Bagus Di Pasar Malaysia

Pariwisata dan Kebudayaan

Pesta Rakyat Merti Golong Gilig Dihadiri Ribuaan Warga Masyarakat

Pariwisata dan Kebudayaan

Bupati Purworejo Raih Penghargaan Tribun Inspiring Award

Pariwisata dan Kebudayaan

Dinpusip Melaunching Buku Antologi Budaya Lokal Purworejo

Pariwisata dan Kebudayaan

Morazen Yogjakarta Menggelar Pameran Lukisan Bertajuk Scene Of Panora-Mooi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Ketua Polosoro Terplih , Ajak Anggota Polosoro Terus Belajar Dalam Tata Kelola Pemerintahan Desa
  • Bupati Purworejo Apresiasi Berbagai Pihak Dalam Penyelenggaraan Haji 2026 Berjalan Lancar
  • BPOB Gelar Sosialisasi Safety dan Security , Untuk Meningkatkan Keamanan Destinasi Wisata.
  • WNA asal Inggris DiDenda 10 Juta Ripiah karena Tidak Melaporkan Perubahan Aalamt Tempat Tinggal
  • Upaya Pengembangan Potensi Unggulan di Wilayah Kecamatan Bener Dengan Explore Bener Super

Komentar Terbaru

    © 2026 Seputar Purworejo | WordPress Theme Ultra Seven
    • Home
    • News

    Memuat Komentar...

      %d