Skip to content
Rabu, Juni 3
  • TENTANG KAMI
  • Home
  • DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

  • Home
  • News
  • Home
  • News
Trending Now
  • Bupati Purworejo Berharap Perayaan Waisak Untuk Perkuat Semangat Kerukunan dan Toleransi
  • Sebanyak 108 Ribu Masyarakat Purworejo Terima Bantuan Beras dan Minyak Realiasi Program Cadangan Pangan Pemerintah
  • Desa Pogungjurutengah Purworejo Terima Sapi Kurban Bantuan Presiden RI
  • MORAZEN Yogyakarta Mendukung Program Pencegahan Stunting Melalui Program MORA Impact
  • Terima Hibah Rampasan KPK , Pemkab Purworejo Siap Manfaatkan untuk Pelayanan Publik
  • RSUD dr. Tjitro Wardojo Menjadi Salah Satu Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama di Jawa Tengah
Home>>Pemerintahan>>Purworejo Siap Terapkan PPKM Darurat Sesuai Aturan
Pemerintahan

Purworejo Siap Terapkan PPKM Darurat Sesuai Aturan

Redaksi Seputarpurworejo3 Juli 20210

 

Bupati Purworejo Gelar Rakor dengan Forkopimda dan Satgas Covid 19

 

PURWOREJO, seputarpurworejo.com – Pemkab Purworejo siap menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai 3 Juli sampai 20 Juli 2021. Penerapan PPKM Darurat berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021 tentang PPKM Darurat Covid-19 Di Wilayah Jawa dan Bali. Kabupaten Purworejo telah masuk zona merah dan harus mentaati PPKM Darurat dengan level 3.

Hal ini dikatakan Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM saat memimpin Rakor Forkopimda dan Satgas Covid-19 di Ruang Arahiwang Setda, Jum’at 02/6/2021. Pemkab Purworejo siap menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai 3 Juli sampai 20 Juli 2021. Penerapan PPKM Darurat berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021 tentang PPKM Darurat Covid-19 Di Wilayah Jawa dan Bali.

 

Menurut Bupati, PPKM Darurat wajib untuk ditaati. Banyak hal yang sudah diatur detail dan terdapat 14 point yang dapat dijadikan acuan. Ia juga meminta agar operasi yustisi protokol kesehatan ditingkatkan dan lakukan penyekatan-penyekatan ditempat strategis. Jika diperlukan, lakukan tracing dan testing juga di tempat-tempat umum. Selain pelacakan, hal ini juga dapat sebagai shocktherapy bagi masyarakat.

 

 “Di Purworejo penambahan terkonfirmasi positif trendnya semakin meningkat. Positif aktif sudah menembus angka diatas seribu. Kematian setiap hari pasti ada. Penambahan terkonfirmasi tiap hari di atas 100 orang,” kata Bupati

.

Kepada Camat selaku Ketua Satgas Kecamatan, Bupati minta agar bertindak tegas dalam memberikan rekomendasi ijin kegiatan, dicek betul, kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan yang menimbulkan kerumunan untuk tidak dilaksanakan. Pelaksanaan WFH (Work From Home) baik bagi ASN maupun pegawai pada lembaga dan instansi di Kabupaten Purworejo nantinya akan diatur sesuai aturan yang ada. Bagi ASN yang WFH, diingatkan agar tidak kluyuran pada jam kerja .

 

Bupati juga menyoroti trend meningkatnya prosentase tingkat keterisian tempat tidur (TT) khusus penanganan covid-19, Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit saat ini telah mencapai 89,01% dari total  282 TT. Padahal batas toleransinya tidak boleh lebih dari 70%. Rumah sakit untuk rujukan Covid sudah terus menambah tempat tidur. RS Tjitrowardoyo sudah membuka 2 bangsal lagi untuk covid, bahkan RS Tjokronegoro telah melayani pasien menggunakan veltbed.

 

“Saya minta agar rumah sakit memiliki beberapa alternatif jika situasi semakin tidak memungkinkan. Kebutuhan oksigen yang sudah mulai kritis juga segera diantisipasi dan dilaporkan berjenjang. Karena ini merupakan problem nasional yang perlu campur tangan pemerintah propinsi dan pusat,” tegas Bupati.

 

Bupati juga menginstruksikan agar dilakukan optimalkan pelaksanaan vaksinasi. Karena saat ini, untuk dosis satu baru mencapai 58 % dan dosis kedua baru 37,3% dari sasaran 123.060 orang. Dinkes agar melakukan 3 T (Tracing, Testing dan Treatment) secara maksimal. Kalau perlu membeli alat PCR sendiri agar lebih dini dilakukan pelacakan dan penanganan. ( Pam )

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Previous Post

Gubernur Ganjar Pranowo Pantau Langsung Penanganan Covid-19 Di Purworejo

Next Post

Layanan RSU RAA Tjokronegoro Purworejo Ditutup Sementara

Related Articles

Pemerintahan

ASN dan Aparat Pemerintah Desa/Kelurahan Diminta Menjadi Teladan Protokol Kesehatan

Pemerintahan

Bupati Temui Gubernur, Audiensi Terkait Penyelesaian Wadas

Pemerintahan

Pemkab Purworejo Jalin Kerja Sama Dengan Pengadilan Agama Purworejo

Pemerintahan

Bupati Menekankan Pentingnya Dialog Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Pekerja

Pemerintahan

Berhenti Jadi ASN , Jika Ingin Terjun Ke Politik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Bupati Purworejo Berharap Perayaan Waisak Untuk Perkuat Semangat Kerukunan dan Toleransi
  • Sebanyak 108 Ribu Masyarakat Purworejo Terima Bantuan Beras dan Minyak Realiasi Program Cadangan Pangan Pemerintah
  • Desa Pogungjurutengah Purworejo Terima Sapi Kurban Bantuan Presiden RI
  • MORAZEN Yogyakarta Mendukung Program Pencegahan Stunting Melalui Program MORA Impact
  • Terima Hibah Rampasan KPK , Pemkab Purworejo Siap Manfaatkan untuk Pelayanan Publik

Komentar Terbaru

    © 2026 Seputar Purworejo | WordPress Theme Ultra Seven
    • Home
    • News

    Memuat Komentar...

      %d