Skip to content
Rabu, April 29
  • TENTANG KAMI
  • Home
  • DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

  • Home
  • News
  • Home
  • News
Trending Now
  • Baznas Purworejo Resmi Luncurkan Warung Z-Mart
  • Bupati Purworejo Meninjau Langsung Lokasi Rumah Kebakaran di Kemiri
  • Wabup Dion Mendorong Kesadaran Masyarakat akan Pentingnya Pariwisata
  • RSUD RA Tjokronegoro Jalin Kerjasama Dengan Kejaksaan Negeri Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN)
  • BPOB Kerja Sama Dengan Desa Wisata Nglinggo Untuk Pengembangan Atraksi Wisata Borobudur Highland
  • RSUD dr. Tjitrowardojo Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan Dengan Program SIHREN
Home>>Kesehatan>>Masa Pandemi Belum Berakhir, Warga Kembali Antusias Berdonor Dengan Layanan Jemput Bola
Kesehatan

Masa Pandemi Belum Berakhir, Warga Kembali Antusias Berdonor Dengan Layanan Jemput Bola

Redaksi Seputarpurworejo12 Oktober 20210
Warga kembali Donor Darah di PMI

 

PURWOREJO, seputarpurworejo.com – Stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Purworejo yang sempat minim pada awal-awal hingga satu tahun masa pandemi Covid-19, kini membaik dan ketersediaan darah kembali stabil. Kendati demikian, PMI terus berupaya mengajak kepada masyarakat untuk mendonorkan darahnya meskipun  pandemi belum berakhir.

Upaya itu antara lain dilakukan dengan mengaktifkan mobile unit. Bagi masyarakat yang ingin berdonor tetapi tidak memungkinkan datang ke PMI, ada layanan jemput bola.

 

Mobile unit PMI juga mulai memberikan pelayanan donor darah melalui kerja sama dengan kelompok masyarakat atau komunitas yang menggelar acara.

 

Seperti yang terlihat dalam donor darah massal di area Pasar Tiban Desa Semawung Kecamatan Purworejo pada Minggu (10/10) pagi. PMI hadir untuk mendukung acara bakti sosial yang digelar oleh Sobat Satu Irama (SSI)  bersama pengelola Pasar Tiban.

 

Menerapkan protokol kesehatan ketat, sejumlah pedagang atau pengunjung pasar tradisional itu diajak mendonorkan darahnya.

 

“Antusias masyarakat untuk berdonor memang terus meningkat seiring membaiknya kondisi pandemi saat ini,” jelas M. Nuryadi Tenaga Teknis UDD PMI saat bertugas di lokasi.

 

Diungkapkan, pada awal-awal pandemi, animo masyarakat untuk berdonor cukup rendah sehingga stok darah kerap minim. Karena itu, PMI terus menggencarkan sosialisasi bahwa donor tidak berisiko tertular Covid-19. Pasalnya, ada protokol khusus yang diterapkan, seperti pembersihan rutin ruangan donor menggunakan disinfektan serta adanya APD khusus petugas.

 

“Kita sediakan dua formulir sebelum berdonor. Yang satu formulir biasa, satunya deteksi awal Covid-19, seperti ada tidaknya batuk, demam, dan sebagainya. Jadi jangan kahawatir, berdonor tetap aman,” ungkapnya.

 

Berdasarkan data di Sistem Informasi Manajemen Unit Donor Darah (Simudda) diketahui bahwa selama tahun 2020, jumlah permintaan darah mencapai sekitar 9.200-an kantong. Sementara untuk saat ini, rata-rata permintaan darah mencapai 800-900 kantong per bulan.

 

“Jumlah pendonor aktif yang sudah terdata ada sekitar 7.000-an. Alhamdulillah saat ini antara permintaan dengan ketersediaan cenderung berimbang, jadi aman,” sebutnya.

 

Lebih lanjut Nuryadi menginformasikan bahwa pada tahun 2021 ini PMI juga terus meningkatkan pelayanan serta apresiasi bagi para pendonor. Salah satunya dengan menyediakan doorprize berupa 1 unit sepeda motor. Setiap pendonor akan mendapatkan 1 kupon doorprize yang akan diundi pada 5 Janurai 2022 mendatang.

 

“Tahun lalu kita sediakan doorprize sepeda gunung, nah untuk tahun ini lebih banyak lagi. Ada 1 unit sepeda motor dan doorprize menarik lainnya,” jelasnya.

 

Devika Amelia Nurjanah (21), salah satu peserta donor darah asal Desa Semawung, mengaku telah rutin berdonor dan tidak merasa khawatir tertular Covid-19 akibat donor. Bahkan, selama masa pandemi setahun lebih ini, tercatat ada 3 kali ia mendonorkan darahnya.

 

Warga Donor Darah di Pasar Tiban Desa Semawung Purworejo

“Selain senang karena dapat membantu orang lain yang membutuhkan darah, donor juga memiliki manfaat kesehatan bagi pendonor,” ujarnya. (Pam)

 

 

 

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Previous Post

Berupaya Bangkit dari Pandemi dengan Olahan Rempah Purworejo

Next Post

Program Vaksinasi Covid 19 di Kabupaten Purworejo terus di Upayakan Mencapai Target Sasaran.

Related Articles

Kesehatan

Pencapaian Kumulatif Vaksinasi Covid 19 di Kabupaten Purworejo Dosis 1 Mencapai 56,41 Persen ..

Kesehatan

Turun Level 2 , Pencapaian Vaksinasi Covid 19 di Kabupaten Purworejo Dosis 1 Di Atas 50 Persen ..

Kesehatan

Kasus Terkonfirmasi positif di Purworejo Tembus di angka 3411 ,Tetap Mematuhi Protokol Kesehatan

Kesehatan

Perkembangan Program Vaksinasi Covid 19 di Kabupaten Purworejo Sampai Saat ini Mencapai Kumulatif 29,4 Persen.

Kesehatan

Warga Desa Brenggong Terkonfirmasi Positif Covid 19 meningkat 79 orang, 3 Meninggal Dunia, 2 Dirawat dan 74 OTG

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Baznas Purworejo Resmi Luncurkan Warung Z-Mart
  • Bupati Purworejo Meninjau Langsung Lokasi Rumah Kebakaran di Kemiri
  • Wabup Dion Mendorong Kesadaran Masyarakat akan Pentingnya Pariwisata
  • RSUD RA Tjokronegoro Jalin Kerjasama Dengan Kejaksaan Negeri Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN)
  • BPOB Kerja Sama Dengan Desa Wisata Nglinggo Untuk Pengembangan Atraksi Wisata Borobudur Highland

Komentar Terbaru

    © 2026 Seputar Purworejo | WordPress Theme Ultra Seven
    • Home
    • News
     

    Memuat Komentar...
     

      %d