Skip to content
Senin, Oktober 19
  • TENTANG KAMI
  • Home
  • DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

  • Home
  • News
  • Home
  • News
Trending Now
  • BPOB Menggelar BiosfeRun untuk Memperkuat Daya Tarik Kawasan Menoreh
  • Dinkominfostasandi Purworejo Menggelar Ketoprak Lakon “Wurung”
  • Imigrasi Indonesia Melampaui Target Penerimaan Negara Bukan Pajak/PNBP Tahun 2026
  • Wabup Membuka TMMD Sengkuyung Tahap IV TA 2026 di Desa Redin Kecamatan Gebang
  • Sekda Mendorong Sinergi Pemangku Kepentingan Dalam Meningkatkan Pariwisata Daerah
  • Baznas Purworejo Salurkan Dana Zakat , Infak, Dan Sedekah
Home>>Pariwisata dan Kebudayaan>>BPOB Menggelar BiosfeRun untuk Memperkuat Daya Tarik Kawasan Menoreh
Pariwisata dan Kebudayaan

BPOB Menggelar BiosfeRun untuk Memperkuat Daya Tarik Kawasan Menoreh

admin19 Oktober 20260

 

Wabup hadiri Acara BiosfeRun yang digelar BPOB di Samigaluh Kulonprogo

 

 

SEPUTARPURWOREJO- Kulon Progo– Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB) menyelenggarakan BiosfeRun 2026, ajang trail running yang memadukan olahraga, keindahan alam, dan kekayaan budaya di Lapangan Desa Pagerharjo, Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.  Kegiatan ini menjadi salah satu upaya memperkenalkan potensi Borobudur Highland serta kawasan Cagar Biosfer Merapi Merbabu Menoreh yang diakui UNESCO kepada masyarakat luas, termasuk wisatawan mancanegara.

Pelaksanaan BiosfeRun 2026 turut dihadiri oleh jajaran pejabat BPOB, Asisten Deputi Strategi Event, Kepala Balai Pembinaan dan Olahraga Pelajar Dispora Jawa Tengah, Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta, Wakil Bupati Purworejo, jajaran dinas yang membidangi pariwisata dan olahraga dari Kabupaten Purworejo dan Magelang, Sekretaris Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo, serta Ketua DPD GIPI DIY. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan dukungan dan kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat pengembangan pariwisata berbasis event di kawasan Borobudur dan sekitarnya.

 

Plt. Direktur Utama BPOB, Yusuf Hartanto, menyampaikan bahwa BiosfeRun 2026 menjadi bagian dari upaya memperkuat sport tourism melalui perpaduan olahraga, alam, dan budaya.

 

“Sport tourism memiliki peluang besar untuk memperkenalkan destinasi melalui pengalaman yang autentik. BiosfeRun 2026 tidak hanya menghadirkan kompetisi lari, tetapi juga mengajak peserta menikmati keindahan alam Menoreh dan mengenal potensi Borobudur Highland. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat mendorong kunjungan wisatawan, menggerakkan ekonomi masyarakat setempat, serta memperkuat pengembangan pariwisata yang berkelanjutan,” jelas  Yusuf.

 

BiosfeRun 2026 mengusung filosofi Jawa “Memayu Hayuning Bawana”, yang mengandung makna menjaga keharmonisan dan merawat kehidupan. Filosofi ini menjadi landasan penyelenggaraan kegiatan untuk mendorong keseimbangan antara aktivitas pariwisata, pelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.  Pengalaman berlari di Menoreh diharapkan tidak hanya menjadi aktivitas olahraga, tetapi juga menumbuhkan apresiasi terhadap alam dan budaya lokal.

 

Sementara itu, Direktur Pemasaran BPOB, Harfiansa Bimantara, mengatakan  bahwa kegiatan olahraga dapat menjadi sarana promosi pariwisata yang memberikan pengalaman langsung kepada wisatawan. BiosfeRun 2026 menjadi sarana promosi pariwisata melalui pengalaman langsung yang berkesan. Partisipasi pelari dari berbagai negara diharapkan memperluas jangkauan promosi dan meningkatkan daya tarik destinasi wisata di kawasan Menoreh.

 

Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi berharap tahun depan untuk acara BiosfeRun ini bisa kita cari lokasinya di Kabupaten Purworejo. Ini bukti salah satu sport tourism yang untuk mengembangkan wilayah,  tidak hanya bicara wilayah administrasi kabupaten, tapi pengembangannya ini butuh pengembangan wisata dan ekosistem. Jadi berkembang secara bersama-sama baik itu Kulonprogo, Purworejo, dan Magelang, untuk bisa kita bangun suatu kawasan sehingga destinasi Menoreh ini bisa lebih dikenal oleh khalayak lebih luas. Salah satunya melalui event-event termasuk sport tourism BiosfeRun ini.

 

Selain mempromosikan destinasi, BiosfeRun 2026 juga membuka peluang keterlibatan masyarakat dalam rantai ekonomi pariwisata. Kehadiran peserta dan pengunjung diharapkan memberikan dampak positif bagi pelaku usaha lokal, termasuk melalui promosi produk unggulan, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta peningkatan peluang kunjungan ke destinasi wisata di sekitar Perbukitan Menoreh.

 

Antusiasme terhadap BiosfeRun 2026 Minggu 18/12/2026 tercermin dari jumlah peserta yang mencapai 1.080 pelari, terdiri atas 364 peserta kategori 7K, 309 peserta kategori 15K, dan 407 peserta kategori 30K. Para peserta berasal dari berbagai negara, di antaranya Kolombia, Prancis, Jerman, Indonesia, Jepang, dan Filipina. Partisipasi pelari lintas negara ini turut membuka peluang promosi pariwisata Indonesia melalui kegiatan olahraga berbasis alam. ( Pam )

 

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Previous Post

Dinkominfostasandi Purworejo Menggelar Ketoprak Lakon “Wurung”

Related Articles

Pariwisata dan Kebudayaan

Pengetan Jumenengan Sebagai Bentuk Nguri-Uri Budaya Sejarah Purworejo

Pariwisata dan Kebudayaan

BPOB Promosikan Wellness dan Sport Tourism Borobudur di BBWI Travel Fair 2026

Pariwisata dan Kebudayaan

Festival Layang-Layang Tingkat Nasional 2026 Mendongkrak Pariwisata dan Ekonomi Warga

Pariwisata dan Kebudayaan

Upaya Pengembangan Potensi Unggulan di Wilayah Kecamatan Bener Dengan Explore Bener Super

Pariwisata dan Kebudayaan

Wabup Hadiri Merti Desa Kemranggen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • BPOB Menggelar BiosfeRun untuk Memperkuat Daya Tarik Kawasan Menoreh
  • Dinkominfostasandi Purworejo Menggelar Ketoprak Lakon “Wurung”
  • Imigrasi Indonesia Melampaui Target Penerimaan Negara Bukan Pajak/PNBP Tahun 2026
  • Wabup Membuka TMMD Sengkuyung Tahap IV TA 2026 di Desa Redin Kecamatan Gebang
  • Sekda Mendorong Sinergi Pemangku Kepentingan Dalam Meningkatkan Pariwisata Daerah

Komentar Terbaru

    © 2026 Seputar Purworejo | WordPress Theme Ultra Seven
    • Home
    • News
    Memuat Komentar...
    %d