Skip to content
Jumat, Agustus 14
  • TENTANG KAMI
  • Home
  • DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

  • Home
  • News
  • Home
  • News
Trending Now
  • Siap Perkuat Ekonomi Lokal, Bupati Purworejo Kukuhkan Pengurus Kopwan Srikandi
  • Wakil Bupati Meresmikan Kampung Aren Desa Keduren,
  • Bupati Purworejo Mengajak Masyarakat Wujudkan Lingkungan Ramah Anak Sejak Usia Dini
  • Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, Target PAD Daerah Naik Rp25,757 Miliar
  • Hadirnya Pasporia , Akan Mempermudah Pelayanan Paspor bagi Masyarakat
  • Wisata Jemparingan Akan Dikembangkan BPOB di Borobudur Highland
Home>>Pemerintahan>>Pengetan Jumenengan Menjadi Puncak Hari Jadi Purworejo
Pemerintahan

Pengetan Jumenengan Menjadi Puncak Hari Jadi Purworejo

Redaksi Seputarpurworejo1 Maret 20220
Bupati dan Wakil Bupati Hadir Dalam Pengetan Jumenengan

 

PURWOREJO, seputarpurworejo.com – Puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Purworejo ke 191 ditandai dengan Pengetan Jumenengan di Pendopo Agung Kabupaten Purworejo . Dalam Acara Sakral tersebut Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-bersama membangun Purworejo, demi mewujudkan Purworejo berdaya saing 2025.

Pengetan Jumenengan Hari Jadi Kabupaten Purworejo digelar pada Minggu 27/02/2022 malam, di Pendopo Agung Kabupaten Purworejo. Hadir langsung dalam acara sakral tersebut Bupati RH Agus Bastian SE MM beserta Istri dan para putra, Wabup Hj Yuli Hastuti SH,  jajaran Forkopimda beserta istri, para kepala perangkat daerah, RH Budhi Sardjono BE yang merupakan keturunan RAA Tjokronegoro, serta Menteri Parekraf Sandiaga Uno yang hadir secara virtual.

 

Dalam setiap Pengetan Jumenengan selalu ditampilkan dua pagelaran utama, yakni Beksan Kidung Cakra dan Beksan Cakra Tunggal. Beksan Kidung Cakra  merupakan tarian yang ditampilkan khusus pada Pengetan Jumenengan Bupati pertama Purworejo RAA Tjokronegoro I.  Tarian Beksan Kidung Cakra karya seniman tari Purworejo Melania Sinaring Putri tersebut diperagakan oleh tujuh perempuan. Beksan Kidung Cakra merupakan tarian yang mengisahkan lingkaran kehidupan manusia yang terus berputar.

 

Sedangkan Beksan Cakra Tunggal merupakan sebuah karya yang terinspirasi dari keberanian dan kepemimpinan tokoh Bupati pertama RAA Tjokronegoro I. Beksan Cakra Tunggal karya seniman Wibi Supri Andoko menceritakan tentang semangat keprajuritan yang selalu siap berjuang menjalankan tugas dan amanah dalam keadaan apapun. Beksan itu juga menggambarkan karya monumental yang diprakarsai RAA Tjokronegoro I yakni pembangunan pendopo kabupaten, Alun-alun Purworejo, Bedhug Pendowo, dan saluran irigasi Kedung Putri. Sehingga dua tarian Beksan itu adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Beksan Kidung Cakra mewakili kepribadian luhur, sedangkan Cakra Tunggal mengejawantahkan keluhuran itu sehingga menghasikan karya yang agung.

Sendratari dalam Pengetan Jumenengan

Bupati RH Agus Bastian SE MM  mengajak seluruh masyarakat untuk meneruskan perjuangan pembangunan para pendahulu, demi membawa Purworejo lebih maju di masa yang akan datang. Dalam kesempatan itu bupati mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-bersama membangun Purworejo, demi mewujudkan Purworejo berdaya saing 2025.

 

Pengeten Jumenengan dilaksanakan secara terbatas, namun disiarkan secara live streaming dari cannel youtube Romansa Purworejo Indonesia. ( Pam )

 

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Previous Post

Bupati Meninjau Langsung Sejumlah Proyek Pembangunan Tahun 2021.

Next Post

Gus Muwafiq Ajak Warga Wadas Guyup Rukun dan Hargai Perbedaan

Related Articles

PemerintahanUncategorized

Bupati Purworejo , Perangkat Desa Sangat Berperan Sebagai Penggerak Pembangunan

Pemerintahan

Jamaah Haji Purworejo Terbagi Dua Kloter

Pemerintahan

Penggunaan Anggaran Untuk Covid 19 Harus Sesuai Aturan

Pemerintahan

Delapan Bangunan Ruko Depan Terminal Purworejo Tanpa Ijin Mendirikan Bangunan di Bongkar.

Pemerintahan

Wabup Cek Ketersedian dan Harga Bapokting Jelang Lebaran 1444 H

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Siap Perkuat Ekonomi Lokal, Bupati Purworejo Kukuhkan Pengurus Kopwan Srikandi
  • Wakil Bupati Meresmikan Kampung Aren Desa Keduren,
  • Bupati Purworejo Mengajak Masyarakat Wujudkan Lingkungan Ramah Anak Sejak Usia Dini
  • Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026 Disepakati, Target PAD Daerah Naik Rp25,757 Miliar
  • Hadirnya Pasporia , Akan Mempermudah Pelayanan Paspor bagi Masyarakat

Komentar Terbaru

    © 2026 Seputar Purworejo | WordPress Theme Ultra Seven
    • Home
    • News
    Memuat Komentar...
    %d