Skip to content
Rabu, April 29
  • TENTANG KAMI
  • Home
  • DISCLAIMER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

Seputar Purworejo

Inspiratif, Edukatif dan Terpercaya

  • Home
  • News
  • Home
  • News
Trending Now
  • Baznas Purworejo Resmi Luncurkan Warung Z-Mart
  • Bupati Purworejo Meninjau Langsung Lokasi Rumah Kebakaran di Kemiri
  • Wabup Dion Mendorong Kesadaran Masyarakat akan Pentingnya Pariwisata
  • RSUD RA Tjokronegoro Jalin Kerjasama Dengan Kejaksaan Negeri Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN)
  • BPOB Kerja Sama Dengan Desa Wisata Nglinggo Untuk Pengembangan Atraksi Wisata Borobudur Highland
  • RSUD dr. Tjitrowardojo Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan Dengan Program SIHREN
Home>>Pariwisata dan Kebudayaan>>Menikmati Keindahan Dua Wajah Yogyakarta dalam Satu Perjalanan
Pariwisata dan Kebudayaan

Menikmati Keindahan Dua Wajah Yogyakarta dalam Satu Perjalanan

admin12 Maret 20260

 

Menikmati Keindahan Alam Jogjakarta

 

SEPUTARPURWOREJO  –  Kulon Progo – Cara wisatawan menikmati sebuah destinasi kini semakin berkembang. Jika sebelumnya perjalanan sering difokuskan pada satu lokasi menginap, tren baru dalam industri pariwisata menunjukkan meningkatnya minat terhadap pengalaman multi-destination stay, sebuah konsep perjalanan yang memungkinkan wisatawan menikmati lebih dari satu karakter destinasi dalam satu rangkaian perjalanan.

Di Yogyakarta, konsep tersebut mulai dihadirkan melalui kolaborasi dua properti di bawah naungan MORA Group, yaitu MORAZEN Yogyakarta dan LAMORA Sagan, yang merancang pengalaman menginap terintegrasi untuk menghadirkan dua perspektif berbeda tentang kota ini—berbeda lokasi, berbeda suasana, namun saling melengkapi.

LAMORA Sagan yang berada di pusat kota menawarkan kemudahan akses menuju berbagai titik aktivitas urban Yogyakarta, mulai dari kawasan kuliner, pusat budaya, hingga area gaya hidup yang menjadi denyut kehidupan kota. Di sisi lain, MORAZEN Yogyakarta yang terletak di Kulon Progo, dekat Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), menawarkan suasana yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan dengan lanskap alam yang khas. Kawasan ini dikelilingi panorama Perbukitan Menoreh serta pesisir selatan Yogyakarta.

Menurut David Priambowo, General Manager MORAZEN Yogyakarta, kolaborasi ini dirancang untuk memudahkan wisatawan menikmati dua pengalaman berbeda dalam satu perjalanan.

“Wisatawan kini semakin mencari perjalanan yang lebih beragam dalam satu destinasi. Melalui konsep ini, tamu dapat menikmati pengalaman menginap di dua properti dengan karakter yang berbeda—antara pusat kota dan kawasan alam Kulon Progo—dalam satu reservasi atau pay once, get two experiences,” jelasnya.

Sementara itu, Fendy, General Manager LAMORA Sagan Yogyakarta, menambahkan bahwa kolaborasi ini menjadi wujud sinergi antarproperti dalam MORA Group untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih lengkap bagi para tamu.

“Dengan menggabungkan keunggulan MORAZEN Yogyakarta dan LAMORA Sagan, kami ingin menghadirkan pengalaman menginap yang lebih praktis sekaligus berkesan bagi tamu yang berkunjung ke Yogyakarta,” ujar Fendy.

Kolaborasi ini dikemas dalam tiga pilihan paket. Classic Package menghadirkan kesempatan menikmati dua pengalaman menginap dalam satu perjalanan di MORAZEN Yogyakarta dan LAMORA Sagan, yang tersedia mulai dari IDR 1.266.500 nett. Sanctuary Experience menambahkan sentuhan wellness melalui aktivitas jogging atau bersepeda santai di kawasan persawahan Kulon Progo serta spa experience, dengan harga mulai dari IDR 1.591.500 nett. Sementara itu, Adventure Escape menawarkan eksplorasi pesisir yang lebih dinamis melalui jeep tour menyusuri Pantai Glagah, mulai dari IDR 1.766.500 nett.

Program ini tersedia untuk pemesanan hingga 31 Juli 2026, mencakup berbagai fasilitas seperti sarapan untuk dua orang di masing-masing properti, tiket kereta menuju Bandara Internasional Yogyakarta, serta layanan antar-jemput dari dan menuju stasiun.

Melalui kolaborasi ini, MORAZEN Yogyakarta dan LAMORA Sagan berharap dapat menghadirkan cara baru bagi wisatawan untuk menikmati Yogyakarta—tidak hanya sebagai destinasi yang dikunjungi, tetapi sebagai perjalanan yang mempertemukan dua ritme pengalaman dalam satu cerita perjalanan. ( Pam )

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Menyukai ini:

Suka Memuat...

Previous Post

RSUD dr. Tjitrowardojo Menjalin Kerja Sama Dengan LPSK

Next Post

Meningkatkan Sinergi, Pemkab Teken Nota Kerja Sama dengan Polres dan Pengadilan Negeri

Related Articles

Pariwisata dan Kebudayaan

Puluhan Pelajar Adu Kreativitas Kenalkan Cagar Budaya

Pariwisata dan Kebudayaan

Muda Ganesha, Berkarya untuk Negeri, Bersama Mengukir Prestasi

Pariwisata dan Kebudayaan

Festival Layang-Layang dan Expo UMKM di Gelar Pemkab Purworejo

Pariwisata dan Kebudayaan

Wabup Hadiri Merti Desa Kemranggen

Pariwisata dan Kebudayaan

Festival Layang-layang 2024 Diikuti 55 Club Dalam Negeri dan Mancanegara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Baznas Purworejo Resmi Luncurkan Warung Z-Mart
  • Bupati Purworejo Meninjau Langsung Lokasi Rumah Kebakaran di Kemiri
  • Wabup Dion Mendorong Kesadaran Masyarakat akan Pentingnya Pariwisata
  • RSUD RA Tjokronegoro Jalin Kerjasama Dengan Kejaksaan Negeri Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN)
  • BPOB Kerja Sama Dengan Desa Wisata Nglinggo Untuk Pengembangan Atraksi Wisata Borobudur Highland

Komentar Terbaru

    © 2026 Seputar Purworejo | WordPress Theme Ultra Seven
    • Home
    • News
     

    Memuat Komentar...
     

      %d