
SEPUTARPURWOREJO- Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) sukses menggelar Festival Layang-Layang Tingkat Nasional Tahun 2026 yang berlangsung meriah pada 4-5 Juli 2026 di Kawasan Pantai Ketawang, Kecamatan Grabag. Festival bergengsi yang memasuki tahun ke sepuluh ini, terus menjadi magnet bagi ribuan pengunjung dari berbagai wilayah, yang setiap tahunnya terus mengalami peningkatan.
Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, S.I.Kom., M.Si., yang hadir pada Minggu 5/7/2026 mengapresiasi pelaksanaan festival tahunan ini. Menurutnya tak hanya sukses meningkatkan kunjungan wisatawan di Pantai Ketawang, festival ini juga berhasil menggerakkan perekonomian masyarakat.
“Kami memperkirakan, putaran ekonomi selama penyelenggaraan festival mencapai miliaran rupiah. Ini terjadi atas meningkatnya aktivitas perdagangan, kuliner, penginapan, hingga sektor jasa di kawasan wisata Pantai Ketawang,” jelas Dion.
Dion yang hadir bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Purworejo, Raja Thifal Mazaya Izzati, S.I.Kom., berharap agenda seperti ini dapat terus digelar, agar dapat terus memberikan dampak positif baik di sektor pariwisata maupun perekonomian masyarakat dan daerah secara umum.
Sementara itu, Kepala Dinporapar Kabupaten Purworejo Bangun Erlangga Ibrahim, S.STP., M.M., menjelaskan bahwa festival tahunan ini menjadi media promosi potensi wisata kawasan pantai selatan, dan sekaligus menjaga kelestarian budaya layang-layang.
“Ini adalah ruang pelestarian budaya, kreativitas, seni pembuatan, sekaligus ajang memperkenalkan Purworejo kepada wisatawan yang lebih luas. Kami ingin Pantai Ketawang tidak hanya dikenal indah, tetapi juga hidup dengan event yang punya daya tarik kuat dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” kata Erlangga.
Dijelaskannya, jumlah peserta tahun ini mengalami peningkatan, yakni 27 perserta lokal dan 4 dari mancanegara. Menurutnya Festival Layang-layang Ketawang semakin dikenal dan memiliki daya tarik, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di kalangan pegiat layang-layang mancanegara.
“Kami melihat antusiasme pengunjung luar biasa sejak hari pertama. Ini menjadi sinyal positif bahwa event seperti ini sangat dinanti masyarakat,” pungkasnya. ( Pam )

